MADIUN – Nama Rinda Bimar Riyanti (14) dan Aldris Mursyid Muktabar (12) tentu sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kota Madiun. Keduanya berhasil menggapai prestasi hingga mengharumkan nama daerahnya dengan bakat bernyanyi.

Kepiawaian Rinda dan Aldris dalam teknik olah vokal tak hanya diakui secara lokal. Tapi, juga di tingkat nasional. Terbukti, beberapa kali mereka telah berduet dengan artis ibukota. Antara lain, Mita The Virgin, Brisia Jodie, Fatin Sidqia Lubis, dan JAZ.

Namun, siapa sangka kesuksesan yang mereka dapatkan ini telah melalui jalan panjang sebelum mencapai seperti saat ini. Mulanya, Rinda dan Aldris memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk unjuk bakatnya bernyanyi. Yakni, melalui web berbagi video, Youtube.

‘’Waktu itu, Rinda masih kelas 6 SD dan Aldris kelas 4. Tak disangka, video pertama mereka mendapatkan respon positif dari masyarakat,’’ tutur ibunda sekaligus manager Rinda dan Aldris, Ririn Ristiani.

Sejak saat itu, Rinda dan Aldris semakin semangat membuat video. Mereka juga rutin membuat dan mengunggah konten Youtube setiap dua pekan sekali. Sebagian besar berisi cover lagu penyanyi yang sedang hits. Baik dari dalam maupun luar negeri.

Kini, keduanya telah memiliki single masing-masing. Menurut Ririn, ada 5 single milik Rinda dan 5 single milik Aldris. Keduanya lantas digabungkan menjadi satu album. Salah satu lagunya berjudul Kota Pecel menceritakan tentang kuliner dan keramahan Kota Madiun.

Tak hanya itu, beberapa kompetisi bernyanyi tingkat nasional juga pernah ditaklukkannya. Salah satunya, menjadi juara favorit Lomba Theme Song Asian Games 2018. Selain itu, juga menjadi pemenang untuk Cover Rap HBD 24 Indosiar, Januari lalu.

Baca juga:   Lebih Dekat dengan Genoveva Alicia Karisa Sheilla Maya

Ririn mengakui bahwa tidak ada keturunan penyanyi di keluarganya. Namun, bakat Rinda dan Aldris sudah tampak sejak kecil. Meski, Aldris sempat menolak bernyanyi karena lebih suka main bola. Namun, kini dia sudah menemukan keahliannya.

‘’Aldris suka nge-Rap. Kalau Rinda lebih ke teknik vokalnya. Beberapa kali mereka juga duet untuk lagu-lagu tertentu,’’ imbuhnya.

Sebagai orang tua, Ririn dan sang suami, Didik Sugeng Royanto, selalu berusaha mendukung kegiatan putra-putrinya. Selama hal itu mendatangkan manfaat yang positif bagi perkembangan bakat dan keterampilannya.

‘’Selagi muda, biar mereka mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat. Kalau sudah besar nanti, mereka bisa menentukan jalan hidupnya masing-masing,’’ ujarnya.

Sementara itu, kesuksesan yang berhasil diraih oleh Rinda dan Aldris juga mendapatkan apresiasi dari Walikota Madiun Maidi. Dalam peluncuran lagu baru mereka yang berjudul Kota Pecel, Walikota menyampaikan bahwa bakat-bakat talenta muda di Kota Madiun harus terus diasah.

Walikota juga berpesan, agar para putra daerah yang memiliki keterampilan khusus ini menggunakan bakatnya untuk membuat hal-hal yang berkaitan dengan kampung halamannya. Sehingga, bisa menjadi ikon baru bagi Kota Madiun. ‘’Pemkot akan terus mendukung. Salah satunya dengan menyediakan waktu khusus bagi para talenta muda untuk menunjukkan bakat,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)