Matangkan Smart City, Pemkot Bahas Penerapan Call Center 112

MADIUN – Pemkot Madiun semakin siap mematangkan konsep Smart City di daerahnya. Salah satu upayanya dengan menyediakan fasilitas layanan yang efektif dan efisien bagi warganya. Yakni, melalui call center kedaruratan 112.

Senin (20/5), Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri bersama OPD terkait mengikuti paparan call center 112. Yakni, yang disampaikan oleh PT Softindo Computech selaku perusahaan yang bergerak di bidang jasa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Walikota memastikan kesiapan Kota Madiun untuk dapat menjalankan program layanan call center 112. ‘’Kota Madiun siapnya sampai mana, kurangnya apa, saya minta dijabarkan semua,’’ tuturnya di sela paparan.

Call center 112 merupakan saluran telepon khusus untuk layanan cepat tanggap darurat. Beberapa daerah di Indonesia telah memanfaatkannya. Antara lain, Bandung dan Surabaya. Dengan layanan ini, masyarakat bisa lebih mudah melapor jika terjadi masalah di sekitarnya. Misalnya, kejadian kebakaran, banjir, kecelakaan, maupun hal darurat lainnya.

Baca juga:   Terbukti Membantu Masyarakat, Pemkot Bakal Tambah Wifi Gratis

Selama ini, di Kota Madiun telah tersedia nomor-nomor darurat dari beberapa OPD. Namun, masih menggunakan nomor lokal yang cukup panjang. Sehingga, sulit diingat. Dengan beroperasinya call center 112 nanti, diharapkan bisa lebih memudahkan masyarakat dan gampang diingat.

Wawali juga menambahkan bahwa setelah call center 112 diterapkan, maka nomor-nomor darurat di OPD lainnya akan dilebur menjadi satu. Sehingga, dengan satu nomor saja dapat menjangkau semua kebutuhan masyarakat.

Saat ini, beberapa OPD yang terkait dengan program tersebut antara lain Diskominfo, Dinkes KB, Dinas PU dan Tata Ruang, Satpol PP dan Damkar, Dishub, dan Dinas Perkim. Serta, beberapa instansi lainnya seperti Polresta Madiun, PMI, BNN, Basarnas, dan TNI.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun Subakri menjelaskan bahwa sistem call center 112 akan memberikan pelayanan pengaduan masyarakat yang terpadu. ‘’Juga, menunjang pelaksanaan Smart City di Kota Madiun,’’ tandasnya. (Luki/irs/iko/diskominfo)