Bantu Dhuafa, Pemkot Siapkan Pekerjaan dan Beasiwa Bagi Anak Kurang Mampu

MADIUN – Kepedulian Pemerintah Kota Madiun kepada masyarakat terus dilakukan. Terutama kepada meraka yang kurang mampu. Pemerintah Kota Madiun melalui Bagian Perekonomian Sosial setempat menggelar Buka Puasa Bersama Walikota Madiun Dhuafa se kota Madiun, Senin (20/5).

Sebanyak 1.500 kaum dhuafa hadir di Gor Wilis Kota Madiun, lokasi acara. Pemkot juga memberikan bantuan sembako berupa lima kilo beras, sekilo gula, dua liter minyak, teh dan kecap. Selain itu, Pemkot juga memberikan bantuan transport Rp 50 ribu per orang.

Walikota Maidi menuturkan pemerintah terus berupaya menekanan angka kemiskinan, termasuk dhuafa tentunya. Berbagai cara dilakukan. Di antaranya, memberikan pekerjaan bagi anak keluarga dhuafa lulusan SMK. Harapannya, anak tersebut dapat memperbaiki perekonomian keluarga. Bahkan, bagi yang ingin melanjutkan, pemerintah juga memberikan beasiswa. Salah satunya, di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) dengan total anggaran Rp 147 juta per mahasiswa hingga lulus. Pemkot memang bekerja sama dengan API dengan membuka satu kelas khusus. Kelas ini khusus untuk mereka yang berprestasi namun kurang mampu.

Baca juga:   Disnaker Dorong Canaker Siap Pakai, Diskominfo Sediakan Akses Ekonomi Online

“Bagi yang bersekolah di luar, kami juga menyediakan besiswa keluar. Besarannya kami tingkatkan menjadi satu juta per tahun per anak,” terangnya.

Sedang, mereka yang sudah lansia dan tidak memiliki anak usia siap kerja bakal diberikan subsidi. Mulai listrik hingga PDAM. Begitu juga bagi mereka yang sepuh dan hidup sebatang kara. Pemkot akan memberikan bantuan lebih banyak lagi. Termasuk Baznas dengan berbagai programnya. Walikota menyebut pengentasan kemiskinan memang tanggung jawab bersama dan pemerintah pastinya.

“Khusus hari Raya Idul Fitri nanti, Pemkot memberikan bantuan ala kadar. Maksudnya, bantuan tidak banyak tetapi cukup untuk turut merasakan kebahagiaan di hari lebaran,” pungkasnya. (ws hendro/dhevit/agi/madiuntoday)