Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di hadapan siswa-siswi dan guru serta karyawan SMAN 3 Taruna Angkasa Jatim. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Tak dapat dipungkiri, era industri 4.0 mendorong masyarakat untuk lebih meningkatkan kemampuan di bidang informasi dan teknologi (IT). Khususnya, yang berbasis digital. Seakan tak mau ketinggalan, Pemprov Jawa Timur pun menyiapkan program pelatihan digital khusus bagi kaum milenial.

Program yang diberi nama Millenial Job Center (MJC) ini memang ditujukan bagi anak-anak muda di Jatim. Tak terkecuali bagi anak-anak Kota Madiun. Bahkan, total beasiswanya pun tak main-main. Ada 1.800 beasiswa yang disediakan oleh Pemprov Jatim.

‘’Training MJC akan ditempatkan di setiap Bakorwil yang ada di Jatim. Salah satunya, Bakorwil Madiun,’’ tuturnya saat membuka Festival Ramadan 2019 di Alun-Alun Kota Madiun, Selasa (21/5).

Baca juga:   PNM Buka Prodi Teknik Perkeretaapian

Menurut Gubernur, pendaftaran program beasiswa MJC telah dibuka sejak 20 Mei lalu hingga 5 Juni 2019. Selanjutnya, Pemprov Jatim akan melihat jumlah peminatnya. Meski begitu, Gubernur optimis dengan program tersebut. Dia berharap, banyak anak muda di Madiun yang bisa mengikuti pelatihan tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan, pembentukan program MJC ini adalah sebagai salah satu upaya menyiapkan generasi muda dalam menghadapi era industri 4.0. Selain itu, menyediakan SDM yang ahli di bidang IT dan digital.

‘’Kebutuhan IT dan digital ke depannya semakin besar. Kami ingin anak-anak mempersiapkan diri. Sebagai generasi penerus bangsa tidak boleh ketinggalan zaman. Serta, bisa memanfaatkan IT dengan baik,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)