Jelang Lebaran, Pemkot-BPOM Sidak Minimarket

MADIUN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, penjualan beragam kue dan camilan di pasaran mengalami peningkatan. Salah satunya untuk dijadikan parsel atau hantaran Lebaran untuk keluarga, teman, maupun karyawan.

Untuk memastikan produk-produk tersebut layak konsumsi, maka tim gabungan Pemkot Madiun bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah minimarket.

Tim gabungan terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan KB, dan Satpol PP Kota Madiun. Sekitar pukul 9.30, rombongan berangkat dari kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun di Jalan Salak menuju Indomaret di Jalan MT Haryono. Di sana, mereka langsung memeriksa produk-produk makanan dan minuman.

‘’Pemeriksaan mulai dari tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, izin usaha, hingga kemasan produk. Kalau ada yang tidak layak, kami minta untuk segera ditarik dari toko,’’ tutur Pemeriksa BPOM RI Surabaya Andayani Rachmah, Kamis (23/5).

Setelah Indomaret MT Haryono, rombongan juga menuju Jalan Pahlawan untuk melakukan pemeriksaan di Indomaret yang ada di dalam Plaza Lawu Madiun. Di lokasi tersebut, mereka menemukan ada satu kemasan susu yang penyok.

‘’Asalkan tidak membentuk sudut, isi di dalamnya masih bisa diminum. Kalau sudah membentuk sudut, itu artinya isi di dalamnya sudah terkontaminasi. Artinya, tidak aman untuk dikonsumsi,’’ terangnya.

Baca juga:   KA Singasari Tambah Satu Gerbong Eksekutif

Meski tidak membentuk sudut, Andayani tetap meminta pegawai toko untuk tidak memajang susu dengan kemasan penyok itu di rak. ‘’Kalau sudah terkontaminasi, barang langsung kami musnahkan di tempat,’’ tegasnya.

Setelah sekitar setengah jam melakukan pemeriksaan di Indomaret Plaza Lawu, tim menuju gudang Matahari Pink Inspiration (MPI) di Jalan Imam Bonjol. Di lokasi tersebut, tim menemukan ada produk yang izin P.IRT-nya telah kadaluarsa.

‘’Untuk produk tersebut, kami minta tidak dijual dulu. Produsennya akan kami dorong untuk segera memperbarui izin P.IRT-nya sebelum mengedarkan produk ke pasaran,’’ ujar Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun Pundjung Wahono.

Dalam kesempatan itu, Pundjung juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk. Terutama, dalam bentuk makanan dan minuman. Jangan sampai membahayakan kesehatan.

Meski begitu, Pundjung mengungkapkan bahwa tahun ini produk-produk yang terjual di pasaran lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Tahun lalu kami masih ada temuan produk-produk tidak layak edar. Tahun ini lebih sedikit,’’ ungkapnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)