Pendaftaran Jalur Offline PPDB SMA Dimulai. Perhatikan Syarat dan Ketentuannya…

MADIUN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA tahun 2019 memasuki tahap pendaftaran offline. Yakni, program khusus bagi peserta yang ingin mendaftar melalui jalur prestasi, perpindahan orang tua, keluarga tidak mampu, atau inklusi.

Salah satunya tampak seperti di SMAN 2 Madiun. Hingga pukul 11.30, beberapa pendaftar sudah memasukkan berkas. Rinciannya, 11 berkas di jalur tidak mampu, 6 berkas di jalur perpindahan orang tua, dan 8 berkas pendaftar pada jalur prestasi.

Wakasek Humas SMAN 2 Madiun Nanin Kusuma menuturkan, pendaftaran offline masih dibuka hingga 13 Juni 2019. Selanjutnya, akan dilakukan verifikasi dan validasi pada 14-15 Juni 2019 dan pengumuman dilakukan pada 17 Juni 2019.

”Bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar melalui jalur offline diharapkan menyiapkan berkas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya saat ditemui di sekolah, Selasa (11/6).

Untuk calon peserta didik melalui jalur prestasi diminta untuk menyertai sertifikat penghargaan. Baik prestasi akademik maupun non akademik. Minimal, juara 1 tingkat kota/kabupaten.

Sedangkan, untuk jalur keluarga tidak mampu harus menyertai bukti keikutsertaan dalam Program Indonesia Pintar (PIP) atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau program sejenisnya yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelumnya.

Menurut Nanin, pemerintah memberikan kuota cukup banyak bagi siswa tidak mampu. Yakni, 20 persen dari total pagu penerimaan. Untuk SMAN 2, pagu penerimaan tahun ini ada 288 kursi.

”Kalau yang mendaftar dan setelah diverifikasi ternyata yang layak lebih dari 20 persen, maka kami akan mempertimbangkan NUN (Nilai Ujian Nasional, red) SMP, jarak rumah-sekolah, dan waktu pendaftarannya,” terang guru mapel Geografi itu.

Baca juga:   Tak Sekadar Mengajar, Guru Pun Turut Memperjuangkan Kedaulatan NKRI

Sementara itu, jalur perpindahan orang tua merupakan satu-satunya cara siswa luar kota bisa bersekolah di Kota Madiun. Namun, dengan syarat domisili kepindahan orang tuanya ada di Kota Madiun. Serta, dibuktikan dengan surat tugas dari kantor orang tuanya. Jalur ini juga khusus bagi anak-anak anggota Polri, TNI, ASN, BUMN, dan BUMD.

Loket pendaftaran jalur offline di setiap sekolah dibuka pada jam kerja. Yakni, mulai pukul 08.00.

Nanin menambahkan, kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat merupakan yang terbaik. Khususnya, bagi pendidikan di Indonesia. Diapun berharap, setiap sekolah dapat menampung kebutuhan calon peserta didik.

”Seperti di SMAN 2, kami berusaha menampung siswa berprestasi melalui jalur-jalur yang ada. Serta, siswa lainnya dengan mempertimbangkan jarak antara rumah dan sekolah,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tahun ini pemerintah menetapkan bahwa PPDB menggunakan sistem zonasi jarak. Terutama, pada jalur reguler atau online. 50 persen kuota penerimaan menggunakan sistem tersebut. Sehingga, siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah memiliki potensi lebih besar untuk diterima. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019