MADIUN – Upaya Pemkot Madiun menjalin sinergitas dengan Alim Ulama di Kota Madiun terus dilakukan. Memanfaatkan momentum lebaran, Pemkot Madiun melalui Bidang Perekonomian Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat setempat menggelar Halal Bihalal Walikota Madiun Bersama Alim Ulama se-Kota Madiun, Rabu (12/6) malam. Kegiatan terkesan menarik lantaran berlangsung di Rumah Dinas Walikota Jalan Pahlawan.

Walikota sengaja memfokuskan kegiatan di rumah dinasnya. Dengan harapan, masyarakat cukup familier dengan fasilitas tempat tinggal orang nomor satu di Kota Madiun tersebut. Walikota menyebut rumah dinas juga rumah masyarakat. Tak heran banyak kegiatan yang tersaji di rumah dinas walikota. Terutama kegiatan halal bihalal dengan masyarakat yang dijadwalkan secara bergiliran.

“Rumah ini rumah masyarakat. Saya ingin rumdin (rumah dinas) ini untuk berkegiatan masyarakat,” kata walikota.

Selain halal bihalal, walikota juga bakal menggelar nikah massal di rumdin tanggal 20 Juni mendatang. Walikota berencana mengundang anak yatim piatu dan dhuafa saat resepsi. Hal itu dilakukan untuk berbagi kebahagiaan khususnya untuk masyarakat kurang mampu.

Baca juga:   PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2018

Walikota menambahkan alim ulama memiliki peran penting dalam jalannya pemerintahan. Terutama dalam hal pendidikan keagamaan. Alim ulama menjadi pondasi pendidikan agama bagi masyarakat. Tak heran, sinergitas dengan alim ulama wajib terus ditingkatkan.

“Alim ulama tidak hanya berperan dalam mencerdaskan masyarakat terkait agama. Tetapi juga turut menjaga kondusifitas daerah. Kontribusi baik ini saya harap terus meningkat,” imbuhnya.

Walikota juga memberikan dana hibah kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun. Walikota berharap dana hibah dapat membantu operasional alim ulama dalam mendukung pembangunan di Kota Madiun.

“Pondasi agama harus dikuatkan. Ini tak terlepas dari peran alim ulama hingga menjadikan Kota Madiun kondusif dan religius,” pungkasnya (ws hendro/agi/diskominfo)