Para atlet cilik tersebut meminta restu Walikota Maidi sebelum berangkat ke Tulunggung, lokasi Kejurprov. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Kontingen catur Kota Madiun buka peluang rebut juara di Kejurprov 2019 ini. Hal itu setidaknya terlihat dari materi pemain yang bakal bertanding di event tahunan tersebut. Kontingen Kota Madiun setidaknya membawa sembilan pemain dalan kejuaraan kali ini. Para atlet cilik tersebut meminta restu Walikota Maidi sebelum berangkat ke Tulunggung, lokasi Kejurprov.

‘’Intinya kami ingin meminta doa restu untuk menambah semangat anak-anak saat bertanding nanti,’’ kata Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kota Madiun Joko Mulyono usai bertemu walikota di ruang transit Balai Kota, Rabu (12/6).

Pihaknya sengaja mengajak anak didiknya untuk menghadap walikota. Hal tersebut terbukti efektif menambah semangat moril para atlet. Setidaknya, para atlet catur tersebut terlihat senang dapat bersamalan dan bertemu langsung di ruang kerjanya. Suasana hati senang tersebut diharap memberikan tambahan semangat atau paling tidak berdampat positif untuk psikologis atlet.

‘’Ini modal penting bagi atlet. Setelah latihan intensif beberapa minggu terakhir tentu cukup menguras tenaga. Semangat dari bapak walikota ini diharap memberikan tambahan spirit,’’ ungkapnya.

Joko menyebut Kota Madiun melalui Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun sudah cukup memberikan bantuan. Salah satunya, peralatan berlatih. Joko bersyukur dana KONI untuk Percasi Kota Madiun terus meningkat. Mulai hanya berkisar Rp 5 juta hingga dikabarkan mencapai Rp 30 juta tahun ini. Dia berharap perhatian pemerintah terus meningkat ke depannya.

Baca juga:   Dibentuk Sehari Sebelum Kompetisi, PS Pemkot Berhasil Ukir Prestasi

Manager Tim Catur Kota Madiun Suyanto menyebut pihaknya tidak mematok target muluk-muluk dalam Kejurprov kali ini. Paling tidak menyamai capaian sebelumnya. Yakni, lolos ke Kejurnas. Suyanto menyebut dua anak didiknya sempat lolos ke Kejurnas tahun lalu. Sayang, perjuangan mereka kandas di sana. Persiapan lebih dimatangkan kini. Latihan para atlet lebih diintensifkan beberapa minggu terakhir.

‘’Paling tidak ada yang lolos lagi ke Kejurnas,’’ ujarnya.

Walikota Madiun Maidi mengaku optimis atlet-atlet catur Kota Madiun ini dapat maksimal di Kejurprov 2019 yang akan berlangsung di Tulunggung tersebut. Walikota membuktikan langsung dengan menyempatkan bermain catur melawan salah seorang di antaranya. Walikota menyebut permainan anak-anak Kota Madiun cukup hebat. Hal itu terlihat dari strategi yang diterapkan saat bermain. Walikota berharap anak-anak dapat menampilkan kemampuan terbaik saat kejuaraan nanti.

‘’Mereka anak-anak yang hebat. Saya optimis mereka dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah,’’ ujarnya. (rahmad/ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019