Jambore Kader Taman Posyandu Sarana Tingkatkan Generasi Unggul dan Bermutu

Di Posting Oleh madiuntoday

17 Juni 2019

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya membentuk generasi yang unggul melalui berbagai program. Salah satunya, Jambore Kader Taman Posyandu yang digalakkan sejak 2012 saat Nina Soekarwo masih menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur.

Melalui Taman Posyandu ini masyarakat khususnya anak-anak dapat memperoleh pelayan kesehatan secara optimal. Selain itu, mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan berkuaitas. Sebab, ini merupakan program layanan posyandu yang terintegrasi dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Program Bina Keluarga Balita (BKB).

‘’Melalui layanan ini balita mendapat layanan yang lengkap. Baik kesehatan, pemenuhan gizi, stimulant pendidikan, pengasuhan orang tua, dan perlindungan anak,’’ ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Agung Sulistya Wardani saat membuka Jambore Kader Taman Posyandu di Gedung Diklat Kota Madiun, Senin (17/6).

Menurutnya, pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Taman Posayandu sendiri merupakan pengembangan dari posyandu purnama atau mandiri. Di dalamnya ditambahkan layanan PAUD dan pengasuahan balita atau parenting pada kelompok BKB.

Jambore juga sebagai upaya memberikan penghargaan dan pembinaan kepada kader. Berbagai acara yang bersifat kompetitif diselenggarakan. Sehingga tercetak kader yang memiliki keterampilan dan pengetahuan.

‘’Kader kesehatan merupakan masyarakat yang istimewa, terpilih, bersedia, dan memiliki waktu untuk terjun pada program kesehatan mulai dari ibu hamil sampai dengan usia lanjut,’’ terangnya.

Jambore sekaligus sarana seleksi. Mereka yang terbaik berhak mewakili Kota Madiun dengan kegiatan serupa di tingkat provinsi. Perlombaan diharapkan semakin memotivasi kader untuk menggali inovasi di bidang kesehatan lingkungannya. Jenis lomba yang diselenggarakan antara lain mendongeng untuk bunda PAUD, penguasaan materi terbaik untuk BKB, dan lomba Deteksi Dini Tumbuh Kembang balita (DDKT) untuk kader Posyandu. Lomba Jambore kali ini diikuti peserta dari perwakilam seluruh Posyandu.

Adanya Taman Posyandu ini cukup berkontribusi dalam membentuk generasi yang unggul hingga 52,38 persen. Hasil ini tak terlepas dari dukungan lintas sektor. Baik PKK maupun masyarakat melalui kader Taman Posyandu itu sendiri.

‘’Secara pribadi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun bangga dan mengapresiasi kepada kader yang semangat mendukung mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan berkuaitas,’’ ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun. (nurdiono/devit/adit/diskominfo)

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!