Masuki Tahap Penilai Lapang, Kelurahan Nambangan Kidul Dapat Pujian Dari Tim Juri

MADIUN- Prestasi membanggakan terus diukir oleh Kota Madiun. Salah satunya, prestasi tersebut terukir melalui lomba gotong royong kelurahan terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur 2019. Tahun ini, giliran Kelurahan Nambangan Kidul yang masuk dalam empat besar nominasi perlombaan tersebut.

Hari ini, Senin (17/6) lomba tersebut masuk dalam tahap penilaian lapang. Setelah melakukan tanya jawab dalam pemaparan yang dilaksanakan kemarin, hari ini para juri yang berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur (DPMD) tersebut turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah titik yang dijadikan penilaian.

Walikota Madiun Maidi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim juri yang hadir. Walikota mengatakan, Kota Madiun yang terdiri dari 27 kelurahan ini, semuanya sudah memiliki potensi untuk ikut lomba serupa.

“Maka dari itu, kepada tim juri silahkan dicek, apabila ada kekurangan silahkan langsung disampaikan. Kami siap untuk mewakili Jawa Timur di tingkat nasional” ujarnya.

Lebih lanjut, Walikota mengatakan, Kelurahan Nambangan Kidul memiliki padepokan SH Teratai yang memiliki pesilat yang sudah melanglang buana hingga ke tingkat internasional. Sehingga Kota Madiun disebut sebagai Kota Pendekar.

Baca juga:   Hadiri Final Kickboxing Walikota Cup, Walikota Madiun Beri Apresiasi

“Hal itu menjadi salah satu unggulan di Kelurahan ini,” ungkapnya.

Senada dengan pernyataan di atas, Ketua Tim Penilai Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat DPMD Provinsi Jawa Timur mengapresiasi apa yang dimiliki oleh Kelurahan Nambangan.

“Selintas boleh saya apresiasi bahwa dari segi apapun Insyaallah saya lihat bagus termasuk sisi sosial dan budaya. Budaya yang ada harus dilestarikan, itu kami lihat budaya mataraman masih kental,” ucapnya dalam sambutan.

Rosmiati menambahkan, timnya akan melakukan pengecekan dan klarifikasi data yang ada. Juga beberapa yang harus dilakukan pengecekan ulang berdasarkan data hasil pemaparan yang telah dilakukan.

“Saya tidak menjanjikan apa-apa. Semoga berdasarkan verifikasi lapang yang dilakukan, hasilnya tidak berbeda dengan pemaparan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan penilaian terhadap 61 titik kegiatan di lingkungan Kelurahan Nambangan Kidul. Diantaranya adalah pengecekan langsung ke produk UMKM dan lain sebagainya. (luki/ayu/kus/diskominfo)