MADIUN – Beragam kegiatan mewarnai Hari Ulang Tahun Kota Madiun yang ke-101 tahun. Mulai dari kenduri akbar, upacara, nikah massal, hingga panggung hiburan disuguhkan bagi masyarakat Kota Madiun. Perhatian khusus juga diberikan Pemkot Madiun kepada warga kurang beruntung.

Salah satu kegiatan yang dilakukan Pemkot adalah dengan berkumpul bersama anak-anak yatim piatu di Pondok Yatim Piatu Riyadhul Jannah, Jumat (21/6). Dalam kesempatan itu, mereka berbagai keceriaan dan kebahagiaan terhadap penghuni pondok. “Semua lapisan masyarakat Kota Madiun harus bahagia, damai, sejahtera,” tutur Walikota Madiun Maidi saat berkunjung ke Pondok Riyadhul Jannah.

Tak hanya berbagi kegembiraan, kedatangan Walikota di pondok yang berlokasi di Jalan Jambu itu juga sekaligus meresmikan gedung setelah dua tahun selesai pembangunan. Atas hal itu, Walikota pun menyampaikan apresiasinya kepada pengurus pondok.

Dalam kesempatan itu, Walikota mengaku bangga dapat meresmikan Pondok Riyadhul Jannah. Tak hanya dihuni yatim piatu, pesantren itu juga dipenuhi anak-anak yang telah ditempa untuk menjadi penghapal Al Quran. ‘’Harapannya, anak-anak ini nanti tak hanya membanggakan bagi saya saja, tapi juga masyarakat Kota Madiun dengan prestasinya,’’ imbuhnya.

Baca juga:   Sediakan Seribu Lebih Titik Wifi Gratis, Pemkot Dapat Apresiasi Telkom

Kedatangan Walikota juga memberikan kesan tersendiri bagi para penghuni Pondok Riyadhul Jannah. Anak-anak tampak ceria dan bahagia. Mereka juga tampaknya tak canggung meski ada orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Jannah Muhammad Syamsikoen Notohardjo juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan Walikota. ‘’Pondok ini mulai dibangun 21 April 2017. Alhamdulillah, Pak Walikota dapat hadir dan menyambung silaturahmi dengan Riyadhul Jannah di tengah kesibukannya karena Kota Madiun punya hajat,’’ ujarnya.

Syamsikoen berharap, ke depannya Pondok Pesantren Riyadhul Jannah dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan Pemkot Madiun. Selain itu, juga berkontribusi bagi kemajuan Kota Madiun. Serta, melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang cinta Al Quran. (nurdiono/adit/diskominfo)