Pemkot Siap Sulap Eks Permukiman Liar Jadi RTH

Di Posting Oleh madiuntoday

24 Juni 2019

MADIUN- Jumlah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Karismatik diproyeksikan akan terus bertambah. Setelah beberapa waktu lalu Pemkot bersama tiga pilar masyarakat Kecamatan Manguharjo melaksanakan gotong royong membersihkan Jalan Mayjend Sungkono Gang Klampok, Nambangan Lor Kota Madiun.

Tepatnya di wilayah RT 64 dan RT 65. Kedepan, permukiman yang sebelumnya dipenuhi bangunan rumah semi permanen tersebut akan difungsikan menjadi RTH. Baik nantinya akan dibangun menjadi taman bunga, lapangan, ataupun hutan.

Hal tersebut sesuai yang dikatakan Kabid Pertamanan, Pemakaman, Dan Penerangan Jalan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) A’ang Marhendra Budiono. Dirinya menjelaskan, dalam jangka pendek pihaknya akan merencanakan untuk pembongkaran 14 bangunan rumah semi permanen yang telah diberi simbol “X”.

“Untuk jangka panjang nanti dibersihkan semua. Mulai dari RT 64 sampai RT 65. Karena ini lahannya milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo dan Pemkot,” jelasnya.

Lebih lanjut, A’ang mengatakan, lahan yang dimiliki BBWS Bengawan Solo terhitung mulai dari lima meter dari wilayah tangkis luar, dan sisanya adalah milik Pemerintah Kota Madiun. Maka dari itu lahan harus difungsikan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Sesuai instruksi dari bapak walikota yang ingin lahan ini dijadikan sebagai RTH. Supaya nanti kota lebih tertata dan indah. Harapannya dengan dibangun RTH di kawasan ini, dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, melalui pembangunan RTH tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup layak di masyarakat. Karena rumah semi permanen yang dirobohkan itu, para penghuninya sekarang sudah mendiami hunian yang lebih layak, yakni di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Jalan Manis Raya Nambangan Lor Kota Madiun. (dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Berikut Tips Buang Masker Bekas Agar Tak Berbahaya

Berikut Tips Buang Masker Bekas Agar Tak Berbahaya

MADIUN- Saat ini masker menjadi barang yang paling laris untuk dibeli. Tingginya permintaan berbanding lurus dengan melonjaknya harga jual. Hal itu didasari karena masker memang termasuk alat pelindung diri yang dapat memblokir partikel virus dan bakteri penyebab...

Buka Akses Jembatan Ke Kota Madiun

Buka Akses Jembatan Ke Kota Madiun

Pemerintah Kota Madiun membuka akses sejumlah jembatan yang sebelumnya ditutup. Jembatan yang dibuka antara lain Jembatan Branjangan, Jembatan Sambirejo, Jembatan Ngebrak....

KIM Kota Pendekar Bergerak Bersama Lawan Korona

KIM Kota Pendekar Bergerak Bersama Lawan Korona

MADIUN- Penanganan dan pencegahan untuk menghalau laju penyebaran virus korona terus digalakkan. Seperti yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melalui mitra binaannya, yakni kelompok informasi masyarakat (KIM). Kepala Diskominfo Kota Madiun,...

Don`t copy text!