Sekitar pukul 12.00, Walikota Madiun Maidi mengunjungi SMPN 1 Madiun untuk melihat proses PPDB. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP tak luput dari perhatian Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri. Pada pendaftaran hari pertama, keduanya memantau langsung jalannya PPDB di sekolah.

Sekitar pukul 12.00, Walikota Madiun Maidi mengunjungi SMPN 1 Madiun untuk melihat proses PPDB di sekolah tersebut. Beberapa wali murid tampak masih berada di lingkungan sekolah. Walikota pun menyapa dan bercengkrama sebentar sambil memotivasi calon peserta didik.

‘’Hari pertama memang masih sepi. Di SMPN 1 ini baru 108 orang yang mendaftar ke sekolah. Nilai dan alamat peserta yang telah mengumpulkan berkas juga variatif,’’ tuturnya saat diwawancarai, Selasa (25/6).

Dalam kesempatan itu, Walikota mengungkapkan bahwa pihaknya optimis pelaksanaan PPDB untuk jenjang SD dan SMP negeri akan berlangsung lancar. Apalagi, ada penambahan kuota hingga 15 persen bagi siswa berprestasi. Selain itu, jumlah pagu yang disediakan pada jenjang SMP sudah cukup untuk menampung seluruh lulusan SD. ‘’Tinggal anak-anak berebut sekolah sesuai dengan zonanya yang dekat rumah,’’ imbuhnya.

Disinggung tentang pagu yang tidak terpenuhi di beberapa sekolah pada PPDB SD tahun lalu, Walikota mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan formula khusus. Salah satunya, mengurangi pagu penerimaan. Terutama, di sekolah favorit. Sehingga, seluruh sekolah bisa mendapatkan murid sesuai dengan rombelnya.

Baca juga:   Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Madiun 2018

‘’Prinsipnya, semua siswa harus bisa terwadahi. Tinggal tugas dinas pendidikan dan guru untuk memeratakan kualitas sdM guru dan sarpras sekolah. Kalau sekolah minta sarpras yang tujuannya untuk peningkatan pendidikan akan kami setujui. Dengan demikian, kualitas akan dimiliki semua sekolah,’’ paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri melakukan pemantauan sekaligus nostalgia di SDN 05 Madiun Lor. Di sekolah tersebut juga masih tampak wali murid yang sedang mendaftarkan putra-putrinya meski hari sudah siang. Pihak sekolah menyediakan loket pendaftaran khusus di aula belakang sekolah.

‘’Harapan kami, pelaksanaan PPDB SD dan SMP tahun ini bisa berjalan lancar. Seluruh peserta dapat diterima di sekolah yang diinginkan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Madiun,’’ harapnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019