Dampingi Langsung, Wawali Inda Jadi ‘Ibu’ Bagi Atlet Kota Madiun

LAMONGAN – Atlet kontingen Kota Madiun yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019 memiliki semangat berlapis. Bagaimana tidak, dukungan mengalir dari berbagai pihak. Tak terkecuali, Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Inda Raya. Bahkan, Wawali Inda yang bertugas sebagai Komandan Kontingen Kota Madiun turun langsung mendampingi 171 atlet yang dikirim Kota Madiun. Seperti yang terlihat saat upacara pembukaan event Porprov di Gelanggang Olahraga Surajaya Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/7) malam.

Wawali yang memiliki nama lengkap Inda Raya Ayu Miko Saputri itu mendampingi mulai sebelum hingga gelaran pembukaan usai. Tak heran, dirinya turut dan rela berdesakan bersama ribuan atlet dari seluruh Jawa Timur. Tujuannya sederhana, demi memberikan tambahan semangat bagi atlet.

“Mereka ini kan kebanyakan masih remaja. Kadang masih malu-malu. Dengan didampingi seperti ini diharap menambah semangat dan kepercayaan tersendiri,” kata wawali.

Wawali tampak akrab dengan para atlet dan official. Hal itu terlihat saat mereka berbincang hangat disela pembukaan. Bahkan, senda gurau sesekali mengemuka mencairkan suasana. Wawali menyebut ada sedikit ketegangan di raut muka atlet-atlet Kota Madiun. Terutama mereka yang baru mengikuti event olahraga terbesar di Jawa Timur ini. Tak heran, candaan sesekali diperlukan. Wawali memang layaknya seorang ibu bagi atlet-atlet asal Kota Madiun ini.

Baca juga:   Komitmen Kota Layak Anak, Dinsos Bekali Guru BK dan Tenaga Kesehatan Terkait Hak Anak

“Atlet-atlet kita sudah berlatih maksimal sebelumnya. Ini saatnya pembuktian. Secara prinsip, mereka sudah siap,” ujarnya.

Wawali menambahkan kontingen Kota Madiun baru akan mulai berlaga, Senin (8/7) besok. Namun, Wawali Inda berpesan untuk tetap jaga kondisi. Kesempatan jeda waktu dimanfaatkan untuk beristirahat. Selain itu, tetap dan terus berdoa tentunya. Wawali menghimbau atlet untuk datang tepat waktu. Bahkan, diupayakan sudah hadir minimal 30 menit sebelum waktu bertanding. Jeda waktu dimanfaatkan untuk mengenali situasi. Hal itu penting agar tidak kaget saat bertanding.

“Bawalah medali untuk Kota Madiun agar kota kita tercinta ini semakin cetar membahana,” ungkapnya. (ws hendro/agi/diskominfo)