Porprov Jatim 2019 Resmi Digelar, Walikota-Wawali Beri Dukungan Langsung Atlet-Atlet Kota Pendekar

LAMONGAN – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019 resmi dimulai. Acara pembukaan event olahraga terbesar di Jawa Timur itu berlangsung meriah, Sabtu (6/7) malam. Bertempat di Gelanggang Olahraga Surajaya Kabupaten Lamongan, pembukaan dihadiri belasan ribu penonton. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak serta bupati dan walikota pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur juga hadir menyaksikan pembukaan. Tak terkecuali Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Keduanya sengaja berbagi tugas. Wakil Walikota Inda Raya mendampingi atlet dan official di atas lintasan tempat atlet memperkenalkan diri. Sementara Walikota Maidi menyambut kontingen di atas panggung. Berbeda dengan kontingen lain, setiap atlet Kota Madiun membawa miniatur bendera merah putih.

Kota Madiun menerjunkan 171 atlet dalam kejuaraan olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut. Terdiri atas 105 atlet putra dan 66 atlet putri. Ratusan atlet ini akan bertanding di 23 cabang olahraga (cabor) dan 1 cabor eksebisi. Porprov tahun ini akan terselenggara di empat daerah di Jatim. Yakni, Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban, dan Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan diikuti 7.818 atlet dan dua ribu lebih official. Jumlah ini manjadi rekor tersendiri gelaran Porprov di tanah air sejauh ini. Ribuan atlet tersebut akan memperebutkan 525 medali dari 40 cabor.

Walikota Madiun Walikota berpesan kepada atlet untuk untuk menjaga nama baik Kota Madiun dengan menjunjung tinggi sportifitas . Selain itu, tentu juga berjuang maksimal dengan menampilkan performa terbaik. Walikota juga berpesan untuk tidak larut dalam euforia upacara pembukaan dan segera beristirahat untuk mengembalikan stamina.

Baca juga:   Jelang Tahun Baru, Walikota Sampaikan LKPJ Akhir Jabatan

“Yang penting berjuang dulu yang maksimal. Soal hasil itu nanti. Tatkala sudah berjuang keras, saya rasa hasil tidak akan menghianati proses,” kata Walikota Maidi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk menggelar Porprov dua tahun sekali. Event Porprov memang terselenggara empat tahunan sebelumnya. Namun, dia berharap kegiatan dapat dimulai dari tingkat paling bawah. Mulai pekan olahraga desa atau kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota dan kabupaten. Selain untuk menggali bakat-bakat dari tingkat bawah, kegiatan juga dapat menghidupkan geliat perekonomian di masyarakat.

“Kalau kegiatan digelar mulai dari tingkat bawah akan ada banyak geliat di sana. Akan ada multiplier effect lain. Jadi tidak hanya olahraga. Tapi juga menggerakkan sektor-sektor lain,” ujarnya.

Upacara pembukaan diawali dengan seni musik dan tarian. Total lebih dari seribu penampil secara bergantian mengisi acara. Tak ketinggalan kesenian-kesenian khas Jawa Timur juga turut meramaikan. Pembukaan kian menarik dengan permainan lighting dan kembang api. Sejumlah artis ibu kota juga hadir. Di antaranya pedangdut Erie Susan dan Grup Band Kotak. (ws hendro/agi/diskominfo)