Borong Medali dalam Porprov VI Jatim, PBJI Targetkan Ju Jitsu Jadi Cabor Resmi

GRESIK – Ju Jitsu merupakan salah satu teknik beladiri Jepang yang cukup populer di Indonesia. Beragam klub telah melahirkan atlet-atlet berdaya saing tinggi. Tak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional. Meski begitu, dalam event olahraga yang dikelola pemerintah statusnya masih eksebisi.

Secara sederhana, cabang olahraga (cabor) eksebisi dapat diartikan sebagai pertandingan tidak resmi dalam suatu event olahraga. Tujuan diselenggarakannya cabor eksebisi adalah untuk mengenalkannya kepada masyarakat. Salah satunya seperti cabor Ju Jitsu dalam Porprov VI Jatim 2019 yang terselenggara di GOR Tennis Indoor PT Semen Indonesia, Gresik, 7-8 Juli.

Pelatih Ju Jitsu Kota Madiun sekaligus wasit Ju Jitsu Porprov VI Jatim 2019 Mohamad Ibnu Nugroho menuturkan, ada beragam kriteria yang harus dipenuhi agar Ju Jitsu bisa masuk sebagai cabor resmi dalam event olahraga yang dikelola pemerintah.

‘’Salah satunya dilihat dari jumlah pesertanya memenuhi target atau tidak. Juga dari peraturan pertandingannya. Apakah sudah aman untuk atlet atau tidak,’’ ujarnya saat ditemui dalam pertandingan di Gresik, Senin (9/7).

Sebagai upaya bisa masuk dalam Porprov VII mendatang, Klub Ju Jitsu sepakat menyelenggarakan pertandingan yang terbaik dalam Porprov VI. Harapannya, hal ini bisa menjadi pertimbangan KONI untuk memasukkannya dalam Porprov VII.

Salah satu upayanya adalah dengan menggunakan aturan internasional. Yakni, dari Ju Jitsu Asian Union (JJAU) dan Ju Jitsu International Federation (JJIF) yang lebih aman bagi atlet. Misalnya, teknik pukulan tidak boleh terlalu keras hingga menyebabkan lawan terjatuh, mengenakan alat perlindungan yang lengkap dalam kategori Fighting System, serta teknik kuncian tidak boleh dilakukan terlalu lama.

‘’Dengan aturan-aturan itu, diharapkan keamanan atlet lebih terjamin. Apalagi untuk atlet anak-anak yang masuk kategori U12,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Deni Juansah menambahkan bahwa aturan-aturan tersebut diberlakukan tak hanya sebagai upaya memasukkan Ju Jitsu dalam event olahraga yang dikelola pemerintah. Tapi, juga memberikan jaminan kepada atlet dan keluarganya atas keamanan dan keselamatan sang atlet.

Baca juga:   Single Event Pencak Silat Jadi Sarana Cetak Atlet Pemula Jadi Jawara

‘’Banyak yang ingin ikut Ju Jitsu tapi takut karena kesannya menyeramkan. Kami ingin menghilangkan kesan itu. Main Ju Jitsu juga bisa dilakukan dengan aman,’’ ujarnya.

Menurut Deni, hal yang perlu dibangun pada diri atlet saat menghadapi pertandingan Ju Jitsu adalah mental yang kuat. Sehingga, tidak gentar menghadapi lawan. Selain itu juga kematangan emosional dan nalar untuk bisa mempertimbangkan keselamatan dirinya maupun lawannya saat bertanding.

‘’Karena itu, teknik-teknik tertentu tidak kami perbolehkan dalam pertandingan kategori junior. Tujuannya untuk meminimalisasi kecelakaan. Karena kalau sampai patah tulang atau dislokasi, bisa parah akibatnya,’’ terang Deni.

Secara terpisah, Ketua Pengurus Besar Ju Jitsu Indonesia (PBJI) Kota Madiun R. Bagus Adhitama berharap agar ke depan Ju Jitsu tak hanya menjadi cabor eksebisi. Tetapi, resmi masuk dalam Porprov VII maupun laga lainnya yang lebih besar. ‘’Dengan begitu akan lebih meningkatkan semangat atlet dalam bertanding,’’ harapnya.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik di Kota Madiun. Seperti, memberikan jadwal latihan yang rutin, mengatur pola makan atlet, study banding ke daerah lainnya yang telah mengikuti kejuaraan lebih besar, hingga senantiasa menjaga kekompakan tim.

‘’Pengurus juga sudah membahas hal ini. Harapannya, 2 tahun ke depan Ju Jitsu sudah masuk sebagai cabor resmi,’’ imbuhnya.

Setelah Porprov VI, PBJI berencana menyelenggarakan berbagai event Ju Jitsu di Kota Madiun. Sehingga, dapat memacu semangat putra daerah agar berprestasi. Khususnya, melalui cabor Ju Jitsu. (Farid/irs/ayu/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019