Lanjutan Rangkaian Hari Jadi, Madioen Tempo Doeloe Mulai Jumat Nanti

Di Posting Oleh madiuntoday

9 Juli 2019

MADIUN – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-101 Kota Madiun belum usai. Setelah beragam kegiatan terlaksana, sejumlah agenda masih akan tersaji dalam waktu dekat ini. Salah satunya, festival Madioen Tempo Doeloe (MTD) dan Ngontel Bareng Kosti. Kegiatan sarat akan kenangan tempo dulu ini kian mengena lantaran berlangsung di halaman Busbo yang merupakan salah satu bangunan cagar budaya di kota pendekar, 12-14 Juli nanti.

‘’Ini merupakan kegiatan kedua. Kali ini akan berbeda. Sesuai arahan bapak walikota, lokasi Madioen Tempo Doeloe sengaja kami pindahkan ke Busbo. Jadi barang-barangnya antik dengan background bangunan lawas juga,’’ kata Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo, Selasa (9/7).

Berbagai kegiatan bakal tersaji. Di antaranya, pameran barang antik, festival kuliner nusantara, pargelaran seni dan budaya, pameran kendaraan jadoel, pameran foto jadoel, pameran makanan jadoel, dan photobooth. Tak cukup sampai disitu, bagi penggemar sepeda lawas pantang melewatkan Ngontel di Bumi Retno Dumilah Bareng Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Jatim. Kegiatan ini juga mengambil start dan finish di kawasan Busbo. Rutenya, keliling Kota Madiun, khususnya bangunan-bangunan cagar budaya. Kota Madiun setidaknya memiliki 19 bangunan cagar budaya.

‘’Berbagai kesenian juga akan ditampilkan. Pokoknya, MTD kali ini kami pastikan lebih seru dan sayang dilewatkan. Kegiatan menyuguhkan nuansa Kota Madiun era 1950 hingga 1980,’’ ujarnya sembari menyebut masyarakat harus datang, jangan sampai ketinggalan.

Pemilihan Busbo ini bukan tanpa sebab. Walikota Madiun Maidi getol menghidupkan wisata cagar budaya. Busbo salah satunya. Kegiatan diharap sebagai embrio kawasan tersebut agar kembali mengemuka. Selain itu, pemkot juga berencana membangun sentra kuliner mulai kawasan simpang lima Jalan Thamrin hingga Jalan Flores atau tepat dibelakang kawasan busbo. Hal ini diharap semakin menghidupkan bangunan warisan jaman kolonial tersebut.

‘’Kota Madiun kota jasa. Tetapi bukan berarti tidak memiliki wisata. Prinsipnya, setiap potensi yang ada harus dimaksimalkan,’’ pungkasnya. (agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa...

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

MADIUN- Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh esok hari, Pemerintah Kota Madiun bersama personil gabungan dari TNI dan Polisi gelar patroli gabungan guna mengantisipasi takbir keliling yang biasa dilakukan di malam-malam menjelang lebaran.  Patroli gabungan...

Don`t copy text!