Tak Sekadar Gerak Bisu, Pantomim Jadi Media Berekspresi Yang Seru

MADIUN- Dua orang gadis cilik dengan enerjiknya menggerakan tubuh, selaras dengan alunan musik yang jadi latar belakangnya. Bukan sedang menari, gerak tubuh tersebut mengisyaratkan pesan yang dicerminkan lewat ekspresi wajah yang menarik perhatian.

Pasalnya, wajah kedua bocah itu dirias seperti badut. Ya, mereka sedang ber pantomim. Salah satu seni yang menampilkan gerak tubuh tanpa suara yang bisa dimainkan oleh siapapun, mulai dari usia tua hingga muda. Seperti yang ditampilkan Vallen Keysa Prayeta dan Neyfazellyn Pelangi Grace Chalista Windi.

Dua gadis cilik yang baru naik kelas 6 sekolah dasar. Mereka berdua telah mengenal pantomim sejak 2016 lalu. Darisanalah awal mula pantomim berhasil memikat hati siswi yang bersekolah di SDN 03 Madiun Lor ini.

“Pantomim itu seru. Saya anaknya ekspresif, pas di pantomim ini kan dominannya ekspresi wajah yang dimainkan. Jadi saya bisa menyalurkan kesukaan saya lewat sini,” ungkap Vallen Keysa Prayeta yang akrab disapa Vallen.

Dirinya menceritakan, kecintaannya bermula saat di sekolahnya diadakan seleksi lomba pantomim untuk ajang FL2N ( Festival dan Lomba Literasi Nasional Tingkat Sekolah Dasar) tingkat Kota Madiun. Darisana dirinya mengenal pantomim.

Baca juga:   Menyuapi Malah Diludahi, Memandikan Malah Ditendang

“Diajarin sama pelatih dari luar sekolah. Puji Tuhan pas ikut lomba tahun 2016 dan 2018 juara pertama,” ucapnya.

Sama halnya dengan Neyfazellyn Pelangi Grace Chalista Windi atau yang akrab disapa Pelangi. Dirinya tertarik dengan pantomim karena lewat seni inilah dirinya bisa belajar lebih berani dan berekspresi di hadapan orang banyak.

“Kalau dibanding Vallen saya lebih pendiam, makannya lewat pantomim ini saya belajar buat lebih jadi ekpresif,” katanya.

Kedepan, Pelangi mengatakan, ingin lebih mengenalkan pantomim kepada adik kelasnya. Dengan harapan agar nantinya pantomim banyak yang menyukai.

“Tiap ada acara di sekolah, pasti kami selalu tampil. Lewat itu kami mau supaya adek-adek kelas tau dan suka dengan pantomim,” pungkasnya. (Dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019