Kejari Kota Madiun Musnahkan BB Narkotika

MADIUN – Kejaksaan Negeri Kota Madiun memusnahkan barang bukti berupa narkotika dan obat-obatan terlarang yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah dari kasus-kasus yang pernah mereka tangani sejak 2017 lalu.

Barang bukti yang dimusnahkan kali ini berupa narkoba, ganja, dan obat-obatan yang terlarang bagi kesehatan. Proses pemusnahan berlangsung di halaman Kejari Kota Madiun, Kamis (11/7). Kegiatan ini juga sekaligus rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 tahun dan HUT IAD XIX tahun 2019.

Kepala Kejari Kota Madiun Handoko Setyawan menuturkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 27 kasus yang telah inkrah. ‘’Ini salah satu komitmen kami dalam penanganan perkara hingga tuntas dan dapat dipertanggungjawabkan,’’ tuturnya.

Selain narkotika dan obat-obatan terlarang, Kejari juga memusnahkan barang bukti pendukung lainnya. Seperti handphone, bekas botol minuman, tas, hingga sarung. Pemusnahan dilakukan dengan membakar seluruh barang-barang tersebut.

Sementara itu, Kasi Brantas BNN Kabupaten Nganjuk Rindoko Aris yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Kota Madiun ini patut diwaspadai. ‘’Dari daerah-daerah yang masuk area pantau BNNK Nganjuk, Kota Madiun ini cukup tinggi,’’ ungkapnya.

Baca juga:   Satpol PP - Dishub Kompak Tertibkan PKL dan Parkir Liar PBM

Salah satu area yang mendapatkan pengawasan lebih adalah lembaga pemasyarakatan (lapas). Tak jarang ditemukan kasus penyalahgunaan obat dari lokasi tersebut.

Karena itu, pihak BNNK Nganjuk memberikan pengawasan yang lebih terhadap peredaran obat-obatan terlarang di Kota Madiun. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian dan petugas berwenang lainnya untuk menekan peredaran narkoba.

‘’Namun, juga tidak mengurangi pengawasan di daerah lainnya. Kami berharap, peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang semakin berkurang,’’ pungkasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019