Jelang Idul Adha, Disperta Gelar Pelatihan Menyembelih Hewan Kurban

MADIUN – Tahun ini, Hari Raya Idul Adha 1.440 Hijriyah jatuh pada 11 Agustus. Menjelang perayaannya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Madiun menggelar kegiatan bersama MUI Kota Madiun untuk para takmir masjid. Yakni, pelatihan menyembelih hewan kurban.

Kepala Disperta Kota Madiun Muntoro Danardono dalam sambutannya menuturkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait cara-cara penyembelihan hewan kurban. Terutama, yang sesuai dengan syariat Islam. ‘’Juga, memerhatikan kesejahteraan hewan tersebut,’’ tuturnya, Rabu (17/7).

Total ada 100 takmir masjid dalam kegiatan yang terbagi menjadi dua hari tersebut. Pada pelatihan itu, peserta lebih dulu mendapatkan paparan teori dari Wakil Ketua MUI Kota Madiun KH. Iskandar. Kemudian, dilanjutkan materi praktek oleh Bendahara MUI Kota Madiun Puryadi selaku pemegang sertifikat penyembelih hewan kurban.

Ada beberapa fokus perhatian dalam paparan materi penyembelihan hewan kurban. Antara lain, cara memperlakukan hewan, proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pembagiannya kepada masyarakat yang berhak.

Menurut KH Iskandar, proses penyembelihan hewan kurban tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Karena dapat mengakibatkan berkurangnya nilai ibadah. Bahkan, daging kurban haram dikonsumsi.

Baca juga:   Membantu Boleh, Berkerumun Jangan

Tak hanya itu, proses penyembelihan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan daging hewan tersebut tidak higienis. Sehingga, mudah busuk hingga menyebabkan penyakit bagi orang yang mengonsumsinya.

Selain menyediakan pelatihan, Disperta juga terus memantau hewan yang akan dikurbankan. ‘’Untuk pemantauan di penjual akan dilakukan satu minggu sebelum hari H. Tapi pemantauan di peternak sudah mulai kami lakukan,’’ imbuh Kepala UPTD RPH drh Cahyarini Budiarti.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan proses penyembelihan hewan kurban di Kota Madiun dapat berjalan sesuai dengan aturan yang seharusnya. Tak hanya secara syariat agama, tetapi juga memerhatikan kesehatan daging hewan. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019