Gelar Sosialisasi Gemar Ikan, Walikota Imbau OPD Fokus Penanganan Stunting

MADIUN – Kondisi stunting erat kaitannya terhadap kekurangan gizi pada bayi. Sementara ikan merupakan komoditi yang cukup terjangkau harganya dan memiliki gizi yang tinggi. Untuk itu, Walikota Madiun Maidi mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan untuk memerangi masalah stunting.

Hal tersebut diungkapkan orang nomor satu di Kota Madiun itu dalam Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan Lomba Masak Ikan Kota Madiun 2019 di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kamis (1/8).

Pada kesempatan tersebut, Walikota mengimbau kepada OPD terkait untuk fokus terhadap penanganan stunting di Kota Madiun. Salah satunya dengan menggalakkan aksi makan ikan. ‘’Saya minta Disperta undang ahli masak untuk mengajari ibu-ibu caranya mengolah ikan supaya enak,’’ ujarnya.

Menurut Walikota, kurangnya minat masyarakat terhadap konsumsi ikan salah satunya dipengaruhi oleh selera. Dengan pengolahan yang benar, maka ikan dapat menjadi makanan yang enak dan mudah dikonsumsi.

Tak hanya resep yang pas, bahan ikan juga dapat diolah menjadi bentuk lainnya. Misalnya, nugget. Bahkan, kue dan es sekalipun. ‘’Dengan begitu, anak-anak akan suka makan ikan tanpa sadar bahwa yang dikonsumsinya itu berasal dari ikan,’’ terangnya.

Baca juga:   Tambah Lampu Dekoratif Biar Makin Variatif

Lebih lanjut, Walikota mengatakan, penanganan gizi warga Kota Madiun akan terus diperhatikan. Saat ini, pihaknya sedang menghitung kadar kebutuhan gizi yang dibutuhkan untuk memenuhi gizi seimbang. Harapannya, hal ini dapat mengurangi anak-anak yang mengalami kondisi stunting di Kota Madiun.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan lomba memasak olahan ikan yang diikuti oleh perwakilan 27 kelurahan se-Kota Madiun. Beragam menu pun mengemuka. Para peserta juga telah berupaya optimal dalam menyuguhkan kreasi masakan dengan bahan dasar ikan patin.

‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan memasak ikan. Serta mengenalkan beragam olahan ikan kepada masyarakat dan sebagai upaya menyebarluaskan informasi bahan ikan dan manfaatnya bagi kesehatan,’’ terang Kepala Disperta Kota Madiun Muntoro Danardono. (WS Hendro/irs/diskominfo)