Tanda Tangan Elektronik Resmi Dijalankan, Urus Izin Makin Mudah dan Efisien

MADIUN – Penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di Kota Madiun akhirnya terlaksana. Setidaknya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM) setempat mulai menerapkan penandatanganan digital itu mulai, Kamis (1/8). Urusan perizinan kini semakin mudah dan cepat.

‘’Masyarakat tidak perlu lagi menunggu berkas yang belum tertandatangani. Tanda tangan bisa dilakukan setiap saat setelah berkas lengkap dan bisa langsung dicetak,’’ kata Kepala DPMPTSPKUM Kota Madiun Harum Kusumawati.

Masyarakat tidak perlu bingung. Sebab, alur pengajuan izin masih tetap sama. Masyarakat dapat mengurus perizinan secara online di alamat webite https://perizinan.madiunkota.go.id/ dan mengikuti menu yang tertera serta menggunggah berkas yang disyaratkan. Pengisian data dan upload berkas tidak harus ke kantor DPMPTSPKUM. Namun, bisa dilakukan dimana saja. Namun, Harum menyebut masyarakat yang membutuhkan bantuan pendaftaran secara online ini bisa datang ke kantor.

Berkas akan diverifikasi petugas back office di DPMPTSPKUM untuk kemudian dikirimkan kepada OPD teknis terkait. Setelah disetujui, OPD terkait akan mengeluarkan surat rekomendasi. Rekomendasi ini juga akan dikirim secara online. Artinya, pemohon tidak perlu mengurusnya ke OPD teknis terkait.

‘’Setelah itu akan kembali diverifikasi secara berjenjang mulai kepala seksi, kepala bidang, hingga sampai di Kepala Dinas. Setelah dirasa lengkap dan benar, saya tinggal klik untuk menyetujui. Pemohon bisa mencetaknya,’’ ungkap Harum.

Harum menambahkan, print out dokumen perizinan yang dimaksud tidak lagi ada stempel dan tanda tangan basah. Kendati begitu, keabsahannya sama. Dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama dan dilindungi UU ITE 11/2018. Masyarakat yang meragukan keaslian dokumen dapat memeriksanya melalui menu barcode yang tertera. Tampilan dokumen yang serupa akan muncul dilayar handphone. Sebab, dokumen yang dimaksud sudah tersimpan di server OSS.

Baca juga:   Sambang Ke-11, Walikota Imbau Warga Kelurahan Madiun Lor Tidak Golput

‘’Ini tidak bisa dipalsukan. Karena semua sudah online. Semua data juga tersimpan di server pusat. Ketika dicek muncul ketidaksamaan, bisa dipastikan dokumen yang dimaksud palsu,’’ terangnya sembari menyebut atau bahkan tidak muncul sama sekali saat dibarcode.

Masyarakat juga dapat memeriksa status perizinan yang diurus melalui menu monitoring proses izin di website tersebut. Artinya, kepengurusan dapat dilihat sudah sejauh mana dan sampai ditahap apa. Pun, masyarakat juga mendapatkan notifikasi melalui layanan pesan singkat setelah berkas yang dimaksud siap cetak.

‘’Mengurus izin sekarang bisa sama sekali tidak ke kantor perizinan. Semua proses bisa dilakukan secara mandiri dari mana saja. Dan sekarang bisa lebih cepat dengan diberlakukannya tanda tangan elektronik. Ketika proses upload berkas, rekomendasi OPD teknis terkait, dan verifikasi petugas bisa selesai dalam satu hari, berkas bisa langsung cetak pada hari itu juga biarpun saya sedang tidak ada di tempat,’’ imbuhnya.
Seperti diberitakan, Pemkot Madiun melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemanfaatan sertifikat elektronik dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Jakarta, Selasa (9/7). Kerja sama tersebut merupakan langkah awal dimulai tanda tangan elektronik ini. Ke depan, sistem ini juga akan diberlakukan di semua OPD. (rahmad/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019