Dipadati Masyarakat, Sunday Market Jadi Ajang Sosialisasi Cukai yang Tepat

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Agustus 2019

MADIUN- Sunday market tak hanya menarik untuk dikunjungi masyarakat saja. Lebih dari itu, sunday market juga tepat dijadikan sebagai tempat sosialisasi cukai bagi masyarakat yang hadir di Taman Lalu Lintas Bantaran, Minggu (4/8).

Pasalnya, ribuan masyarakat baik dari Kota Madiun hingga luar berkumpul memenuhi lokasi yang digadang-gadang menjadi ikon wisata baru yang dimiliki oleh Kota Pendekar ini.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemkot Madiun dan Diskominfo yang selalu memiliki cara yang khas dalam mensosialisasikan ketentuan cukai. Sosialisasi cukai memang perlu disampaikan langsung kepada masyarakat,” ujar Pelaksana Pemeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Madiun David Julian Ichtianto.

Lebih lanjut, David mengatakan, inti dari sosialisasi adalah pesan yang disampaikan bisa sampai ke masyarakat. Melalui ajang yang dihadiri banyak orang seperti ini, dari sana dapat dipastikan yang menerima pesan cukai akan banyak juga.

“Sosialisasi aturan, perundang-undangan, atau ketentuan lain bisa jadi membosankan jika dilakukan dengan cara konvensional. Tapi melalui acara yang dikemas sedemikian rupa ini pasti bisa lebih masuk dan mudah diingat masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, David menyebut terdapat tiga barang wajib cukai yang beredar di tanah air. Yakni, etil alkohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau. Hasil tembakau paling banyak beredar. Di antaranya, rokok, klobot, tembakau iris, dan hasil tembakau lain. Di antaranya, tembakau hirup, tembakau kunyah, hingga essen dan ekstrak yang biasa digunakan dalam rokok elektrik atau vapor. Masyakarat wajib tahu. Memperjual-belikan rokok wajib membayar cukai. Sebaliknya, melanggar ketentuan cukai, bisa berujung pidana.

“Barang-barang ini wajib kena cukai karena produksinya harus dibatasi dan peredarannya harus diawasi karena pengkonsumsiannya menimbulkan dampak negatif,” jelasnya.

Cukai, kata dia, merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Kantor Bea Cukai Madiun rata-rata menyumbang Rp 700 miliar setiap tahunnya hanya dari pendapatan cukai. Mematuhi aturan cukai sama halnya turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

Nantinya, dua persen dana cukai akan dikembalikan kepada masyakarat. Seperti untuk pembiayaan kegiatan seperti ini. Maka dari itu, semakin besar pemasukan cukai kepada negara, semakin besar pula dana yang dikembalikan kepada masyarakat.

“Rokok eletrik yang mengandung tembakau juga harus dilengkapi pita cukai. Melalui kesempatan ini saya mengimbau bagi yang mengkonsumsi vape atau rokok elektrik pastikan sudah dilengkapi pita cukai. Sekaligus mari kepalkan tangan dan teriakan Gempur Rokok Ilegal,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan hadiah kepada para peserta yang memenangkan perlombaan akustik dan mural yang telah diadakan pada hari sebelumnya. Walikota beserta jajaranannya berkesempatan untuk memberikan langsung hadiah ke peserta.

Pada lomba mural yang terselenggara atas kerjasama Pemkot dan Jawa Pos Radar Madiun, juara 1 diraih oleh Mahesa Syuro. Sementara, di posisi 2 dan 3 ada Asmad Art dan Philo.

Sedangkan pada lomba akustik juara 1 adalah Yudha Pradiska dari SMPN 6 Madiun. Kemudian, juara 2 adalah Izakuiki dari SMPN 1 Madiun dan juara 3 diraih oleh Karin Satriani dari SMPN 4 Madiun. (WS Hendro/Dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

MADIUN- Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh esok hari, Pemerintah Kota Madiun bersama personil gabungan dari TNI dan Polisi gelar patroli gabungan guna mengantisipasi takbir keliling yang biasa dilakukan di malam-malam menjelang lebaran.  Patroli gabungan...

Don`t copy text!