Bersiap Jalani Tugas Mulia, Walikota Bakar Semangat 79 Paskibra

MADIUN – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) 2019 Kota Madiun bukan hanya mendapat pelatihan soal baris berbaris. Namun, juga mendapatkan berbagai materi untuk menambah wawasan. Salah satunya, mengenai wawasan kebangsaan untuk menambah rasa nasionalisme. Menariknya, materi juga diberikan Walikota Madiun Maidi, Senin (12/8) malam.

Berbagai hal diberikan walikota saat pembekalan materi kepada 79 Paskibra Kota Madiun di ruang materi asrama empat Wisma Haji kota setempat. Paskibra memang mulai menjalani karantina di Asrama Haji mulai, Senin (12/8). Materi wawasan kebangsaan kian menarik lantaran berbalut cerita pengalaman walikota yang sarat inspirasi. Salah satunya, terkait pengalaman walikota saat masih mengenyam pendidikan dulu. Banyak hal yang dapat dipetik dari kisah dan pengalaman walikota tersebut. Mulai kesabaran, gigih, pantang menyerah, hingga tangung jawab.

Masa sekolah walikota memang tidak mudah. Kendati begitu alumnus SMAN 3 Madiun itu pernah menjadi ketua kelas dan ketua OSIS. Selain itu, walikota juga gigih memperjuangkan adanya perpustakaan. Fasilitas perpustakaan saat dulu tidak semudah seperti sekarang ini. Perpustakaan merupakan hal yang langka. Padahal perpustakaan memberikan banyak manfaat.

Baca juga:   Optimalkan Peran BUMD, Walikota Imbau Karyawan/Karyawati Jaga Profesionalitas

‘’Pelajar harus semangat. Harus memiliki rasa ingin belajar yang tinggi. Otak harus dibiasakan terus untuk berfikir. Kalau dibuat santai, kemampuan otak juga akan terus menurun,’’ kata walikota.

Walikota sengaja berbagi pengalaman untuk membakar semangat Paskibra yang akan bertugas tersebut. Bukan hanya semangat untuk bertugas 17 Agustus nanti. Namun, juga semangat menghadapi setiap tantangan ke depan. Seperti diketahui, tantangan semakin besar di masa mendatang. Walikota berharap bekal ilmu yang di dapat selama pelatihan dan karantina menjadi modal menghadapi setiap tantangan tersebut.

‘’Terus berlatih dengan serius dan jangan lupa berdoa. Tatkala kedua itu sudah maksimal, optimis semua akan berjalan dengan optimal,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)