Penerapan SIMBG Lancar, Pejabat Kota Bengkulu Datang untuk Belajar

MADIUN – Penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) di Kota Madiun cukup baik. Buktinya, Pemerintah Kota Bengkulu sengaja jauh-jauh datang untuk belajar penerapan SIMBG tersebut di Kota Pendekar. Menariknya, rombongan studi yang direncanakan dua hari itu dipimpin langsung Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Rombongan diterima Walikota Madiun Maidi di ruang transit Balai Kota, Rabu (14/8) sekitar pukul 09.00. Rombongan berjumlah 13 orang tersebut sudah menginap di Kota Madiun sehari sebelumnya. Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut pihaknya sengaja memilih Kota Madiun sebagai tempat belajar lantaran beberapa hal. Selain memiliki beberapa kesamaan secara geografis, besaran anggaran, dan kebijakan, Kota Madiun cukup memiliki nama di tanah air terkait penerapan SIMBG program pemerintah pusat tersebut.

‘’Jujur saja awalnya saya agak bertanya, kenapa harus ke Kota Madiun. Tetapi setelah melihat track record-nya, langsung saya putuskan harus ke Kota Madiun untuk urusan ini,’’ kata Wakil Walikota Bengkulu Dedy.

Harus lantaran Kota Madiun merupakan pemerintah kota pertama yang menerapkan SIMBG setelah amanat pemerintah pusat turun. Selain itu, Kota Madiun pernah diundang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memberikan testimoni terkait penerapan SIMBG itu saat PUPR 4.0 Expo di Jakarta sekitar Februari lalu. Tak heran, urusan yang satu ini, Kota Madiun menjadi kiblatnya.

Baca juga:   Bahas KUA PPAS 2020, Walikota Pastikan Kesejahteraan Masyarakat Makin Tersentuh

‘’Keberhasilan Pemerintah Kota Madiun dalam menerapkan sistem ini mendapatkan apresiasi Kementerian PUPR. Tentu ada banyak hal yang perlu kami tiru. Makanya kami sengaja mengajak serta pejabat OPD terkait agar bisa belajar langsung,’’ terangnya.

Walikota Madiun Maidi menuturkan Pemerintah Kota Madiun merasa terhormat kedatangan rombongan dari Kota Bengkulu tersebut. Kota Madiun membuka pintu lebar-lebar untuk tempat belajar. Bukan hanya teori. Namun, juga praktik langsung. Rombongan memang mengunjungi Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM) dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Madiun sebagai OPD pelaksana sistem tersebut.

‘’Tentu kami juga akan belajar tentang Kota Bengkulu. Artinya, saling bertukar informasi dan pengalaman. Tentu demi pemerintahan yang lebih baik,’’ jelasnya.

Kunjungan Kota Bengkulu bukan daerah pertama yang datang. Sebelumnya, sudah ada 20 pemerintah daerah lain yang juga melakukan kunjungan kerja di Kota Madiun terkait SIMBG. Bukan hanya daerah di Jawa. Bahkan, Kota Banjar Baru Provinsi Kalimantan Selatan hingga Papua juga pernah datang berkunjung. (rahmad/agi/diskominfo)