Buka Pentas Seni dan Pesta Rakyat Bosbow, Walikota Harap Pacu Iklim Usaha dan Lestarikan Budaya

MADIUN- Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tinggal menghitung hari, namun semarak menyambut hari jadi tersebut sudah terasa sejak jauh-jauh hari. Seperti yang terlihat pada Rabu (14/8) malam. Pentas seni dan pesta rakyat dalam rangka menyambut HUT RI digelar oleh Korem 081/Dhirot Sahajaya Madiun.

Gelaran yang ditujukan bagi masyarakat ini, secara khusus mengambil tempat di Asrama Bosbow Kota Madiun yang juga bertujuan untuk melestarikan bangunan cagar budaya. Hal tersebut sesuai dengan yang diungkapkan Danrem 081/Dhirot Sahajaya Kolonel Infanteri Masduki.

“Asrama Bosbow ini telah ada sejak 1912, mulanya digunakan sebagai sekolah untuk pamong praja di zaman kolonial. Sudah selayaknya kita sebagai penerus melestarikan bangunan cagar budaya sekaligus bisa digunakan sebagai tempat wisata,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, terdapat lebih dari 150 lapak kaki lima yang berjualan di area Bosbow. Dirinya berharap, melalui kegiatan yang digelar mulai dari 14 hingga 20 Agustus itu, dapat memacu tumbuhnya ekonomi kreatif di Kota Madiun dan juga memberikan alternatif wisata baru bagi masyarakat Kota Madiun dan sekitarnya.

“Masyarakat Madiun dan luar kota yang jaraknya kurang dari satu jam, silahkan datang dan singgah kesini (Bosbow). Beragam pilihan jajanan, pertunjukan seni, dan batik dari se-Korem 081 kita datagkan semua,” ungkapnya.

Baca juga:   Walikota Terkesan Kemasan Seni Budaya dalam Halal Bihalal PSHWTM

Sementara itu, Walikota Madiun Maidi mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Korem 081/Dhirot Sahajaya. Orang nomor satu di Kota Madiun itu mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang terlaksana tersebut.

“Terima kasih kepada Korem 081. Ternyata tidak hanya kemiliteran saja yang dikuasai, tetapi inovasinya dalam memacu tumbuhnya ekonomi kreatif di Kota Madiun juga dikuasai,” katanya.

Lebih-lebih, imbuhnya, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari jadi RI. Semakin banyak hiburan dan pameran yang disuguhkan, maka semakin  banyak pula masyarakat Kota Madiun yang datang ke salah satu bangunan cagar budaya itu.

“Saya mengharapkan mudah-mudahan bisa terus ada kegiatan semacam ini. Sehingga tempat cagar budaya bisa dioptimalkan keberadaannya dan masyarakat bisa datang berkunjung untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Tentunya pemkot akan selalu mendukung jika mungkin perlu ada sarana dan prasaranan yang dibutuhkan,” tandasnya.
(WS Hendro/iko/kus/diskominfo)