Pemkot-DPRD Sepakat Membangun SDM Unggul

MADIUN- Presiden RI Joko Widodo dalam pidato kenegaraan yang dibacakan saat Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/8) membahas berbagai macam hal terkait perkembangan Indonesia dan dunia, salah satu hal yang menjadi sorotan adalah perihal menciptakan
sumber daya manusia (SDM) unggul.

Presiden Jokowi mengatakan, dibutuhkan terobosan-terobosan jalan pintas yang cerdik, yang mudah dan cepat untuk membentuk SDM Indonesia yang unggul dan berideologikan Pancasila. Melalui pidato kenegaraan tersebut, Presiden mengajak serta masyarakat terutama generasi penerus untuk mampu mengubah rutinitas menjadi peluang untuk lebih maju.

Walikota Madiun Maidi selepas mengikuti Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI, di ruang rapat paripurna dewan, mengatakan sepakat dengan instruksi presiden tersebut.

“Sebagai kepala daerah kami akan mengikuti visi-misi beliau, sehingga kegiatan yang ada tidak akan lepas dari rancangan yang telah dibuat. Inovasi dan perubahan baru harus selalu dipacu. Jangan sampai kemajuan terhambat karena rutinitas yang membelenggu,” jelasnya.

Baca juga:   Berkonsep Joglo Hingga Ramah Difabel, Gedung Baru Dewan Makin Nyaman Untuk Rakyat

SDM yang unggul, lanjutnya, tidak serta merta disiapkan sekarang. Pemerintah Kota Madiun telah berupaya menjalin kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi unggul untuk mencetak sarjana-sarjana yang kompeten.

“Pemkot sudah menyiapkan beasiswa kepada anak-anak muda untuk bisa meneruskan sekolah disana.  Jangka pendeknya SDM yang unggul di luar kita mintai pendapat apa yang baiknya kita lakukan untuk kemajuan kota, sehingga ilmu yang dimiliki bisa diadopsi,” ungkapnya.

Senada dengan hal di atas, Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengatakan, sebagai anggota legislatif, lembaganya sepakat dalam membentuk SDM unggul. Dirinya mengatakan, dibutuhkan SDM yang sehat dan mumpuni agar bisa menunjang pekerjaan yang optimal.

“Biar bisa bersaing, generasi-generasi harus berpikir bahwa kedepan tantangan akan lebih kompetitif. Maka dari itu, mau tidak mau kita harus selalu belajar agar tercipta SDM yang unggul,” pungkasnya.
(dhevit/rama/kus/diskominfo)