Suguhkan Pecel ke Atlet TdI, Walikota Promosikan Makanan Khas Madiun ke Mata Internasional

MADIUN – Kota Madiun nyatanya cukup ramah menjadi tuan rumah gelaran event internasional. Setidaknya itu terlihat saat gala dinner Tour de Indonesia (TdI) 2019 di Taman Kedaton Aston Hotel, Senin (19/8). Ratusan atlet dan ofisial dari 26 club sepeda dari berbagai negara tampak menikmati setiap suguhan yang diberikan. Mulai kuliner hingga musik dan lainnya. Raut senang terpancar dari para atlet tersebut. Suasana nyaman itu cukup membantu persiapan atlet yang akan melaksanakan lomba, Selasa (20/8) di Alun-alun Kota Madiun untuk menuju Kota Batu.

‘’Sebagai tuan rumah kita harus menjamu tamu dengan baik. Alhamdulillah mereka tampak senang,’’ kata walikota Madiun Maidi disela menjamu atlet.

Walikota sengaja menyelipkan pesan-pesan promosi tentang Kota Madiun kepada para atlet. Apalagi, atlet datang dari puluhan negara. Kesempatan langka itu tidak dibiarkan lewat begitu saja. Mulai silat hingga pecel disuguhkan. Promosi langsung tersebut dinilai tepat. Atlet dan ofisial setidaknya membawa cerita pengalaman di Kota Madiun saat kembali ke negara masing-masing nanti.

Baca juga:   Tingkatkan SDM Tenaga Pendidik, Pemkot Gelar Workshop Kurikulum 2013

‘’Mereka ini kan atlet nasional di negara masing-masing. Pasti memiliki banyak penggemar. Kalau kemudian pengalaman yang di dapat di Kota Madiun mereka upload ke media sosial masing-masing. Ini merupakan promosi yang luar biasa,’’ ujar walikota.

Promosi, lanjutnya, bisa langsung ke puluhan negara. Artinya, pecel dan silat Kota Madiun sudah dipromosikan secara langsung di mata internasional melalui atlet-atlet tersebut. Hal itu dilakukan untuk semakin mengenalkan Kota Madiun ke mata dunia. Harapannya, kunjungan ke Kota Madiun meningkat.

Walikota Maidi juga sudah bersiap untuk membuat satu tempat yang khusus bernunasa pecel. Kampung pecel ini rencananya dinamakan PeceLand. Luasan tempat ini mencapai 15 hektar lebih. Terdapat restoran pecel bertaraf internasional hingga kebun-kebun pendukung pecel yang dikelola secara modern. PeceLand ini diyakini menjadi ikon bari kota pecel.

‘’Kota Madiun kota jasa, setiap potensi harus dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)