Sisipkan Pesan Cukai Saat Karnaval Kemerdekaan, Diskominfo Konsisten Sosialisasikan Aturan

Di Posting Oleh madiuntoday

28 Agustus 2019

MADIUN – Gelaran Karnaval Kemerdekaan di Kota Madiun, Rabu (28/8) bukan sekedar ajang hiburan bagi masyarakat. Namun, juga sarana bersosialisasi aturan yang pas. Seperti sosialisasi ketentuan cukai yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun. Dinas Kominfo sengaja menyisipkan pesan cukai saat mengikuti karnaval. Salah satunya, melalui mobil branding kota sejuta bunga yang diselipkan pesan cukai. Tak heran, masyarakat yang tertarik dengan tampilan mobil juga melihat pesan cukai tersebut.

“Dengan menyisipkan pesan cukai dalam peserta karnaval, cukup besar kemungkinan dilihat masyarakat,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Subkari.

Apalagi pesan Gembur Rokok Ilegal nyaris ada ditiap sisi mobil kota sejuta bunga. Artinya, masyarakat di sisi kanan-kiri dapat melihat. Pesan juga disampaikan secara langsung dari petugas melalui pengeras suara. Sepanjang jalan hingga garis finish. Pesan yang diulang tersebut diharap semakin membuat pesan semakin mengema.

Subakri menambahkan cukai penting terus disosialisasikan. Cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Cukai ini dikenakan untuk barang-barang dengan ciri tertentu. Mulai hasil tembakau seperti rokok, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Rokok barang kena cukai yang paling banyak beredar di tanah air. Karena peminatnya cukup banyak. Tak heran, banyak rokok ilegal yang beredar.

Rokok ilegal merupakan rokok yang tidak memakai pita cukai. Artinya, penjual rokok tidak mau membayar cukai untuk negara. Selain itu, biasanya menggunakan pita cukai palsu, pita cukai bekas, atau pita cukai yang bukan peruntukannya untuk mengelabuhi petugas. Masyarakat wajib memahami ciri-ciri pita cukai asli agar dapat membedakan. Harapannya, turut memerangi peredaran rokok ilegal.

“Dengan turut memerangi rokok ilegal, secara tidak langsung turut berkontribusi kepada negara,” ujarnya.

Subakri menambahkan pesan ketentuan cukai akan terus disosialisasikan. Apalagi, sebagian pendapatan dana cukai dikembalikan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah. Mulai untuk peningkatan kapasitas kesehatan, peningkatan infrastruktur, hingga pelatihan dan hiburan kepada masyarakat. Dinas Kominfo cukup sering menggelar kegiatan melalui dana cukai. Mulai kontes motor dan mobil, support lomba burung kicau, kontes koi, milenial road safety festival, dan lain sebagainya. Sejumlah event tersebut diharap dapat mewadahi minat masyarakat hingga peningkatan kapasitas bakat masyarakat.
“Prinsipnya kami terus mengajak masyarakat untuk menaati aturan cukai. Dengan mematuhi aturan cukai berarti turut berkontribusi kepada negara,” pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday).

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

MADIUN- Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh esok hari, Pemerintah Kota Madiun bersama personil gabungan dari TNI dan Polisi gelar patroli gabungan guna mengantisipasi takbir keliling yang biasa dilakukan di malam-malam menjelang lebaran.  Patroli gabungan...

Don`t copy text!