Hadiri Haul, Walikota Harap Pendekar Jadi Tonggak Keamanan Masyarakat

MADIUN – Peringatan Haul ke-4 Alm Kangmas Tarmadji Boedi Harsono berlangsung khidmat, Kamis (5/9) malam. Mulai tahlilan hingga pengajian umum yang berlangsung di Padepokan SH Terate di Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun. Walikota Madiun Maidi yang hadir memenuhi undangan mengapresiasi kegiatan salah satu perguruan pencak silat di Kota Pendekar tersebut.

“Murid yang baik adalah murid yang selalu mengenang gurunya. Yunior yang baik adalah yunior yang terus menghargai seniornya. Budaya seperti ini harus terus ditingkatkan. Apresiasi kepada Persaudaraan Setia Hati Terate yang sudah menggelar berbagai kegiatan untuk pendahulunya kendati sudah tiada,” kata walikota.

Hal itu, kata walikota, merupakan sifat pendekar. Sudah seharusnya pendekar selalu menghormati guru dan seniornya. Entah yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Walikota berharap peringatan Haul Kangmas Tarmadji Boedi Harsono jangan sekedar ceremonial. Namun, juga momentum untuk terus meneladani tuntunan, petuah, teladan, dan ilmu yang telah diberikan dulu. Hal itu penting agar setiap ajaran SH yang telah diberikan semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap ajaran yang diberikan dalam perguruan pencak silat tentunya baik. Mulai fisik, mental, hingga kerohaniannya. Hal itu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan untuk semakin melekatkan ajaran yang telah dipelajari dulu,” imbuhnya.

Baca juga:   Tour de Java II HUT Brimob Sampai di Kota Madiun, Walikota Apresiasi Semangat Perjuangan Peserta

Walikota menambahkan masyarakat Kota Madiun yang mayoritas pernah belajar tentang pencak silat tentu akan membawa kebaikan jika mengamalkan setiap ajaran tersebut. Hal itu sudah terbukti saat ini. Kota Madiun aman, tentram, dan damai hingga kini. Bahkan, saat bulan Suro yang dulu identik dengan kondisi mencekam. Kondisi itu sudah berubah kini. Suro merupakan bulan wisata di Kota Madiun. Ke depan akan ada banyak kegiatan untuk mengisi bulan wisata Suro.

“Pemkot Madiun sudah berkoordinasi dengan Pemkab Madiun untuk menggelar satu event pencak silat saat Suro. Ini akan mengundang wisatawan dan memberikan beragam manfaat,” ujarnya.

Namun, hal itu tentu butuh partisipasi semua pihak. Tak terkecuali para pendekar. Paling tidak dengan terus menjaga keamanan dan ketertiban. Menjadi ujung tombak keamanan di lingkungan. Sebab, keamanan merupakan dasar kebutuhan masyarakat. Harus dijaga bersama.

“Pendekar Kota Madiun harus turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Bukan sebaliknya,” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)