Program Laptop Gratis Mulai Tahun Depan, Pemkot Siapkan 40 Miliar untuk Pengadaan

MADIUN – Program pengadaan laptop gratis bagi siswa SD dan SMP di Kota Madiun terus disempurnakan. Setelah masuk dalam APBD 2020, Pemkot Madiun pun menyiapkan regulasi terkait pengadaan tersebut.

Salah satu upayanya adalah dengan menghadirkan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dari Pemkab Badung, Bali untuk menjelaskan pelaksanaan program laptop gratis di daerahnya.

Sebelumnya, Pemkab Badung telah melaksanakan program serupa pada 2016-2018. Program itupun telah teruji lolos rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karenanya, Pemkot Madiun mencoba untuk menerapkan hal yang sama.

Walikota Madiun Maidi menuturkan, program pengadaan laptop gratis akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun. Yakni, mulai 2020 hingga 2022. Pada tahun pertama akan diperuntukkan bagi siswa kelas V dan VI SD. Serta, kelas VIII dan IX SMP.

‘’Sementara untuk yang sekolah negeri dulu,’’ ujarnya saat diwawancarai dalam forum kehumasan dan jumpa pers di ballroom Bima Hotel Aston Madiun, Rabu (11/9).

Untuk program tersebut, Pemkot Madiun menyiapkan anggaran hingga Rp 40 miliar. Penggunaan laptop gratis dilakukan dengan sistem pinjam pakai selama yang bersangkutan berstatus pelajar.

Baca juga:   Jadi Program Unggulan, Pemerintah Genjot Pendidikan Vokasional

Pengadaan laptop gratis bagi siswa di Kota Madiun juga akan melibatkan tim pengawal dan pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D). tujuannya, agar program ini ke depannya tidak berujung kepada masalah hukum.

Selain itu, Walikota juga menginstruksikan kepada Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri beserta instansi terkait untuk studi tiru di Pemkab Badung, Bali.

Lebih lanjut, Walikota menjelaskan, laptop gratis akan diisi dengan materi sesuai kurikulum sekolah. Pemkot juga mengunci internet dari konten-konten negatif. Harapannya, program laptop gratis dapat memfasilitasi kegiatan belajar anak. Serta, meningkatkan kemampuan. Khususnya, di bidang IT.

‘’Kita akan menuju Smart City. Karenanya, semua yang berkaitan dengan itu sudah kami siapkan. Termasuk menghalau konten negatif. Sehingga, anak bisa belajar dengan maksimal,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)