Tingkatkan SDM Tenaga Pendidik, Pemkot Gelar Workshop Kurikulum 2013

MADIUN – Program laptop gratis bagi pelajar di Kota Madiun terus digodok. Kali ini giliran guru dan kepala sekolah yang mendapat jatah bimbingan dan pelatihan. Peningkatan SDM tenaga pendidik itu diharap semakin menyempurnakan program laptop gratis tersebut. Kegiatan juga sekaligus penyamaan persepsi terkait kurikulum 2013.

‘’Jadi begini, pelaksanaan kurikulum 13 terkadang masih ada persepsi yang berbeda. Lebih khusus, 2020 nanti kan ada laptop gratis. Maka program ini juga masuk dalam kurikulum 2013 tadi. Persepsinya harus sama,’’ kata walikota saat Workshop Pemberdayaan Tim Pengembang Kurikulum 2013 Jenjang SD dan SMP di Sun Hotel Madiun, Senin (16/9).

Walikota berharap kurikulum 2013 bisa dimasukkan dalam laptop sesuai tingkat kelas anak masing-masing. Mulai materi, kisi-kisi soal, hingga kisi-kisi ujian nasional. Harapannya, program bisa langsung dijalankan begitu laptop diberikan 2020 nanti. Selain untuk pelajar, walikota berharap tenaga pendidik juga harus menguasai penggunaan laptop dan IT. Bukan hanya soal materi tetapi juga pengoperasionalan computer jinjing tersebut. Hal itu penting agar proses KBM berjalan maksimal.

Baca juga:   Tak Perlu Khawatir, Lokasi Ini Tetap Buka Selama Libur Lebaran

‘’Paling tidak harus bisa IT. Karena program laptop ini juga berkaitan dengan internet. Saya berharap laptop bisa digunakan sebagai sarana tatap muka ketika siswa tidak bisa hadir di kelas. Guru juga harus paham seperti ini,’’ ungkapnya.

Walikota juga memberikan reward bagi yang beprestasi. Guru teladan tingkat provinsi maupun nasional bakal langsung diberikan posisi sebagai kepala sekolah. Sedang, kepala sekolah teladan tingkat nasional akan diberikan mobil operasional. Namun, mobil hanya dipinjam dan berhak berganti pemakaian jika terdapat kepala sekolah lain yang juga berhasil menjadi teladan. Walikota berharap kepala sekolah dan guru akan berkompetisi memberikan yang terbaik bagi sekolahnya dengan sistem tersebut.

‘’Fasilitas yang diberikan pemerintah sudah bagus. Prestasi dunia pendidikan juga harus baik. Jangan sampai kalah dengan daerah sekitar,’’ tegas walikota. (dhevit/agi/diskominfo)