Cegah Generasi Micin, TK ABA 3 Kenalkan Jajanan Tradisional Pada Para Siswanya

MADIUN- Halaman TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Kota Madiun pada Selasa (17/9), disulap menjadi pasar jajanan tradisional. Di halaman sekolah yang terletak di Jalan Margobawero itu, sudah siap berbagai jenis jajanan tradisional, seperti klepon, intip ketan, timus, dan rangin. Lengkap dengan pedagang dan gerobaknya.

Bukan tanpa sebab, para pedagang jajanan tradisional itu didatangkan khusus dalam rangka kegiatan tengah semester dengan tema mengenalkan jajanan tradisional sejak usia dini. Tak hanya pengenalan soal rasa, para siswa diajak melihat langsung bagaimana proses pembuatan makanan tradisional itu dari bahan mentah hingga berbentuk jajanan lezat.

Para siswa terlihat antusias dengan kedatangan para pedagang jajanan tradisional itu. Ada yang sekadar melihat dari kejauhan dengan penuh penasaran, hingga mencoba membuat langsung salah satu jajanan tradisional yang ada.

Baca juga:   140 Pelajar Kota Madiun Songsong Olimpiade Sains Nasional Matematika-IPA

“Kami sedih, selama ini anak-anak jajannya berbau MSG, perasa, dan serba instan. Kalau tidak dikenalkan dari sekarang, kapan lagi,” ungkap Kepala Sekolah TK ABA 3 Wahyu Dian Sukowati.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, hal ini selaras dengan pembelajaran yang menjadi tanggung jawab lembaganya, yakni pendidikan dasar. Lembaga kelompok belajar (KB) dan TK sudah sewajibnya menanamkan karakter yang baik kepada anak didik sedari usia dini.

“Hari ini kita mengenalkan seperti apa bahan-bahan jajanan tradisional, proses pembuatan dan itu bisa menjadi pengalaman langsung bagi anak didik kami,” ucapnya.

Wahyu berharap, kedepan para anak didiknya mampu  memilih jajanan apa yang baik untuk dikonsumsi.  Lebih-lebih saat mereka dewasa nanti bisa menjadi pengusaha jajanan tradisional, sehingga jajajanan tradisional tetap eksis di masa mendatang.
(dhevit/kus/madiuntoday)