Tingkatkan Peluang Investasi, Pemkot Gelar Forum Bisnis Bagi OPD dan Pelaku Usaha

MADIUN – Jawa Timur merupakan salah satu daerah tumpuan bagi Negara Republik Indonesia. Beragam kegiatan seperti investasi dan pertumbuhan ekonomi berkembang pesat di wilayah ini. Fenomena inipun memacu Kota Madiun untuk turut serta mengambil bagian di dalamnya.

Sejak awal kepemimpinannya, Walikota Madiun Maidi telah bertekad meningkatkan investasi di Kota Madiun. Untuk itu, pembenahan kota di berbagai sektor terus dilakukan. Sehingga, memunculkan iklim investasi yang nyaman dan aman.

‘’Investor itu melihat sebuah kota punya kelebihan apa. Dari situ, mereka mendapatkan gambaran peluang investasi di kota tersebut,’’ tutur Walikota saat memaparkan materi dalam kegiatan Forum Bisnis di Bima Ballroom Aston Hotel Madiun, Kamis (19/9).

Kegiatan bertema Road to Investment of Warrior City itu diselenggarakan oleh Pemkot Madiun Melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM). Serta, dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pelaku usaha. Baik di dalam maupun luar Kota Madiun.

Baca juga:   Buka Pembinaan Bagi Pelaku Usaha, Walikota Harap Produk Lokal Berjaya di Internasional

Dalam kesempatan itu, Walikota memaparkan program-program yang akan dijalankan Pemkot yang berpeluang membuka lahan investasi. Salah satunya, adalah program penataan bisnis dan pariwisata, Peceland.

‘’Pemkot ada lahan 10 hektare yang di dalamnya akan diisi petani yang menanam beragam bahan baku pecel, pembuat pecel, hingga penjualnya. Juga, diisi dengan beragam kerajinan dan kesenian khas Madiun Raya,’’ paparnya.

Sebagai daerah yang berada di tengah-tengah wilayah Bakorwil Madiun, Walikota berharap Kota Madiun dapat mengambil peran besar. Serta, memperkuat daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Madiun.

Forum bisnis inipun menjadi wadah bagi pemerintah dan pelaku bisnis untuk saling bertukar pikiran. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan masukan-masukan yang diberikan oleh pelaku usaha terhadap pemerintah. Mulai dari perizinan, lokasi, tenaga kerja, dan lain sebagainya. (Dhevit/irs/diskominfo)