Ajak Kontribusi Terkait Smart City, Walikota Ajak Insan Pers Lihat Inovasi

JAKARTA – Program smart city yang sedang berjalan di Kota Madiun wajib diketahui masyarakat. Tak terkecuali progres yang tengah berjalan sejauh ini. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun sengaja mengajak insan pers di kota setempat saat berkunjung ke Living Lab Telkom di Jakarta, Jumat (20/9). Harapannya, progres konsep kota pintar semakin terpublikasikan kepada masyarakat.

“Disini banyak inovasi terkait smart city yang akan diterapkan di Kota Madiun. Sengaja kami mengajak teman-teman pers ini agar turut membantu paling tidak membantu menyampaikan progresnya kepada masyarakat,” kata Walikota Madiun Maidi disela kunjungan.

Walikota menambahkan konsep smart city memang butuh peran serta semua pihak. Tak terkecuali dari insan pers. Harapannya, setiap tahapan dapat diketahui masyarakat. Seperti tahapan saat ini. Masyarakat wajib memahami inovasi-inovasi yang akan berjalan di kotanya. Beragam inovasi menarik bakal tersaji. Salah satunya soal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak. Inovasi ini berbasis IT yang harus terpasang kepada wajib pajak. Melalui aplikasi ini kesempatan untuk memainkan besaran pajak yang harus dibayarkan semakin sulit. Artinya, pendapatan dari sektor pajak dapat dimaksimalkan.

Baca juga:   Pameran Alutsista Dibuka, Masyarakat Boleh ‘Angkat Senjata’

“Kota Madiun kota jasa. Karena kota jasa, sektor pajak usaha dan jasa merupakan sumber PAD terbesar. Ini harus dimaksimalkan,” imbuhnya sembari menyebut inovasi tentang pajak menjadi salah satu yang segera diterapkan di Kota Madiun.

Selain itu, inovasi terkait parkir tepi jalan juga menjadi salah satu yang menarik perhatian. Inovasi kali ini berkaitan dengan penggunaan CCTV khusus yang dapat menghitung jumlah kendaraan dalam area camera tersebut. Artinya, potensi parkir juga dapat dimaksimalkan. Namun, untuk inovasi tersebut Pemkot Madiun masih akan studi ke daerah lain. Salah satunya, Kota Solo yang sudah menerapkan sistem tersebut.

“Ada banyak inovasi berbasis IT yang akan kita terapkan. Ini penting diketahui masyarakat agar juga bersiap. Urusan ini tentu butuh peran rekan media,” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)