Jaga Tradisi, Kelurahan Pilangbango Gelar Bersih Desa

MADIUN – Kesenian tradisional Reog tampil energik menghibur masyarakat di sekitar Lapangan Pilangbango. Tak tanggung-tanggung, pertunjukan itu ditampilkan mulai pagi hingga sore hari. Bahkan, berlanjut hingga malam harinya dengan pertunjukan lainnya yang tak kalah menarik.

Seluruh kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (20/9). Bukan tanpa alasan, pada hari itu masyarakat Kelurahan Pilangbango melaksanakan bersih desa di wilayahnya. Kegiatan tersebut memang menjadi agenda rutin masyarakat di daerah tersebut.

Lurah Pilangbango Sumiran mengatakan, kegiatan bersih desa merupakan wujud rasa syukur masyarakat di wilayahnya. Selain hiburan, kegiatan juga diisi dengan tasyakuran bersama warga yang berlangsung di Punden Piring pada pagi harinya.

Kemudian, dilanjutkan kegiatan selamatan di kantor Kelurahan Pilangbango pada sore hari. Selanjutnya pada malam hari masyarakat dihibur dengan penampilan grup kesenian kondang Pilang Saputro.

Baca juga:   Stasiun Madiun, Pelengkap Moda Transportasi Kereta Api Sejak 1897

“Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat senantiasa guyub rukun dan selalu dikaruniai rezeki yang melimpah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumiran menjelaskan, bersih desa mengandung arti membebaskan diri dari segala keburukan. Diharapkan setelah kegiatan ini dilakukan, masyarakat kembali bersih. Serta, dapat memulai hal baru dengan lebih baik. “Yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekalian,” imbuhnya.

Sumiran pun menambahkan, kegiatan bersih desa tak sekadar menjalankan tradisi. Namun, juga dapat meningkatkan potensi wisata andalan. Khususnya di Kelurahan Pilangbango. “Sehingga, dapat dinikmati pengunjung dari mana saja. Baik dari Kota Madiun maupun luar Kota Madiun,” tandasnya. (Dhevit/irs/rama/madiuntoday)