Bimtek Keempat Kali, Walikota Tegaskan Penyelesaian Masterplan Smart City

MADIUN – Penerapan Smart City di Kota Madiun terus dimantapkan. Pemkot kembali melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait itu, Senin (30/9). Bimtek kali keempat itu sekaligus penyelesaian penyusunan masterplan Smart City yang akan dipaparkan di Jakarta sekitar November mendatang.

Walikota Maidi menyebut masterplan diprediksi selesai dalam minggu ini. Di dalamnya juga terdapat perwal yang akan diterapkan nanti. Namun, memang belum pasti. Sebab, masih akan dipaparkan dihadapan kementerian terkait Jakarta. Masukan dan evaluasi pusat akan dimasukkan untuk menyempurnakan masterplan.

‘’Setelah itu langsung kita sosialisasikan kepada masyarakat. Ini penting mengingat smart city ini butuh peran semua pihak. Termasuk masyarakat dan pengusaha,’’ kata walikota.

Tak heran, pembahasan juga mengerucut kepada pembagian tugas pemerintah dan masyarakat. Pengusaha memiliki dana CSR yang selama ini penyalurannya belum terkonsep secara baik. Ke depan, CSR bakal mengikuti program smart city. Hal itu penting mengingat smart city butuh anggaran cukup besar. Dana pendampingan pusat tentu saja terbatas. Tak heran, pemerintah daerah wajib memutar otak mencari dukungan dana lain.

‘’Ada banyak program dan kebijakan yang mendukung smart city ini. Apa yang sudah dan langkah ke depan ini akan kita paparkan. Masyarakat boleh membantu yang sudah agar semakin baik lagi ataupun yang masih dalam perencanaan ini. Nanti akan kita bagi,’’ ungkapnya.

Baca juga:   Mantap Terapkan Konsep Smartcity, Walikota Madiun Hadiri IISMEX 2019

Berbagai aplikasi juga akan mengemuka ke depan. Salah satunya, aplikasi Pelayanan Dekati Rakyat (Pendekar). Aplikasi ini berisi berbagai pelayanan untuk masyarakat. Salah satunya, pelayanan di tingkat kelurahan hingga panic button. Walikota menambahkan semua potensi di Kota Madiun akan dioptimalkan untuk mendukung smart city. Walikota menyebut Kota Madiun bisa lebih baik dari pemerintah kabupaten dan kota yang lebih dulu mendapat pendampingan smart city di tanah air.

Bimbingan kali ini juga kembali menghadirkan Prof Marsudi, pendamping program smart city Kota Madiun. Berbagai masukan dan saran mengemuka. Pihaknya menyebut ada banyak potensi di Kota Madiun. Tim di masing-masing bidang juga cukup bagus dalam menggali ide untuk program konsep kota pintar ini. Mulai tim smart governance, smart branding, smart living, smart society, smart economy, dan smart environment. (ws hendro/agi/diskominfo)