Lupa Matikan Kompor, Tumpukan Rosok hingga Atap Rumah Habis Dilalap Si Jago Merah

MADIUN- Kelalaian seringkali menimbulkan petaka. Inilah yang dialami Paiman, pria paroh baya yang hidup sebatang kara itu harus menanggung akibat dari kelalaiannya. Tumpukan plastik dan kardus hasil rongsoknya terbakar pada Senin (7/10).

Api membumbung hingga atap rumah, mengakibatkan lubang yang menganga cukup lebar. Tak hanya itu, sebelah timur bagian rumahnya juga rusak akibat api yang terlihat sejak pukul 07.00. Ketua RW 5 Kelurahan Kelun Jalan Jenggolopuro Harsono mengatakan, kebakaran diakibatkan salah satu warganya lupa mematikan kompor.

“Lek Man (Paiman) masak air pukul 15.00, kemarin (6/10). Terus lupa untuk mematikan hingga pagi tadi jam 07.00 tetangga melihat api berteriak memanggil warga lain untuk memadamkan api,” jelasnya.

Setelah itu, lanjutnya, petugas pemadam kebakaran (Damkar) dipanggil untuk memadamkan api. Pasalnya jika tak segera ditangani api akan mudah menjalar ke samping kanan-kiri rumah Paiman.

Baca juga:   Gagal Bobol ATM, Rokok pun Jadi Sasaran

Hal di atas dibenarkan oleh Kasi Damkar Anang Dwi Sulistianto, dirinya mengatakan cuaca yang cukup panas dan angin kencang berpotensi besar untuk membuat api semakin membara.

“Suhu siang hari di Kota Madiun bisa tembus 39 derajat celcius ditambah angin kencang, ini gampang api nyebarnya. Saya mengapresiasi warga di lingkungan sekitar yang gotong royong untuk memadamkan api terlebih dahulu,” ungkapnya.

Anang mengatakan, berkat kesigapan masyarakat, api bisa segera dipadamkan. Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Madiun, untuk hati-hati membakar sampah atau kegiatan lain yang berhubungan dengan api.

“Sampah tidak usah dibakar, cukup dikumpulkan dan hubungi Dinas Lingkungan Hidup untuk seterusnya ditindak lanjuti,” tandsanya.
(dhevit/kus/madiuntoday)