Jelang HUT Jatim, Gubernur Khofifah Ziarah Makam Gubernur Soerjo

MAGETAN – Menjelang peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-74, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri berkunjung ke Magetan pada Jumat (11/10). Kegiatan itu dilakukannya tak lain untuk berziarah ke makam gubernur pertama yang dimiliki Jatim. Yakni, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo. Atau, biasa disebut Gubernur Soerjo.

Gubernur Khofifah tiba di makam yang berada di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan pada pukul 09.00. Ditemani Bupati Magetan Suprawoto dan sejumlah kepala OPD Provinsi Jatim.

Setibanya di kompleks makam, upacara ziarah digelar dengan diawali pembacaan sejarah singkat Gubernur Soerjo.

Gubernur Soerjo menjabat sebagai pemimpin Jatim pada rentang periode tahun 1945 – 1948. Sebelumnya, dia menjabat bupati di Magetan dari tahun 1938 hingga tahun 1943.

Selanjutnya, Gubernur Khofifah memimpin prosesi mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga di pusara makam Gubernur Soerjo. Kemudian, ditutup dengan pembacaan doa dan tabur bunga yang diikuti seluruh tamu undangan.

Seusai upacara, Gubernur Khofifah juga memberikan santunan kepada anak yatim dan bingkisan kepada para ahli waris.

“Ini (ziarah-red) bagian dari cara kami sebagai generasi penerus menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa. Gubernur Soerjo adalah peletak dasar pondasi Jawa Timur sebagai sebuah provinsi di Indonesia,” ungkapnya di Kompleks Makam Gubernur Suryo, Magetan.

Baca juga:   Tol Madiun Segera Dibuka, Ini Potensi yang Mengemuka

Gubernur Soerjo, semasa hidupnya terkenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Keberaniannya tersebut terlihat saat sekutu memberi ultimatum kepada seluruh rakyat Surabaya untuk menyerah pada 10 November 1945.

Namun, Gubernur Soerjo dengan berani menolak mentah-mentah ultimatum tersebut dan memilih berperang melawan sekutu. Sekian waktu berlalu, tanggal 10 November lantas diperingati sebagai Hari Pahlawan.

“Gubernur Soerjo telah diangkat menjadi Pahlawan Nasional dan namanya pun diabadikan sebagai nama jalan utama di depan Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah berharap, seluruh rakyat Jawa Timur, khususnya generasi muda dapat meneladani dan mencontoh aksi berani dan heroik Gubernur Soerjo, tentunya sesuai konteks situasi kekinian bangsa.

“Di era sekarang ini, ada perang yang lebih dahsyat dan mempunyai efek lebih menghancurkan ketimbang perang zaman dulu yakni cyber war dan trade war. Ini yang harus kita antisipasi bersama. Terutama anak-anak muda,” paparnya.

Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo merupakan bagian dari rangkaian perayaaan HUT Jawa Timur ke 74. Puncak HUT Jatim sendiri berlangsung pada 12 Oktober. Rencananya, pada puncak perayaan HUT Jatim akan digelar pesta rakyat yang diisi berbagai panggung hiburan dan stan-stan makanan yang disajikan secara gratis untuk masyarakat umum. (Humas Pemprov Jatim/irs/madiuntoday)