Perdana Digelar, Health Carnival Jadi Pembuka Rangkaian Kunker Walikota di Banjarejo

MADIUN- Health Carnival jadi gebrakan baru Pemkot Madiun dalam bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Event tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara terintegrasi kepada masyarakat.

Kali pertama ini, Kelurahan Banjarejo dipilih sebagai tempat menyelenggarakan acara pada Jumat (11/10). Bertempat di halaman LKP2TK- TPA Jl Bhayangkara Kelurahan Banjarejo. Belasan stand kesehatan dipamerkan untuk memberikan pelayanan dan cek kesehatan gratis kepada masyarakat.

Terdiri dari Klinik UBM (Upaya Berhenti Merokok), Layanan PDP (TB-HIV), GEMACERMAT (Konseling Obat), PUSYANGATRA (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera),  Layanan KIS Bersama Mobil BPJS, Kampung KB, Izin-Izin Kesehatan (Produk IRT, PKRT, Harta), dan Pemeriksaan Kesehatan (Cek Kesehatan, Konseling HIV, Konsultasi Gizi)

“Kedepan seluruh kelurahan akan seperti ini. Setiap kita kunjungan walikota bersama rakyat (WBR), semua OPD optimal digerakkan. Warga yang sakit apa bisa langsung cek kesehatan disini,” ujarnya.

Baca juga:   Ingin ODF 100 Persen, Dinkes Surakarta Belajar STBM di Kota Madiun

Lebih lanjut walikota mengatakan, Health Carnival dijadikan sebagai rangkaian pembuka kunjungan kerja (kunker) walikota bersama pejabat-pejabat Kota Madiun. Tujuannya yakni pelayanan kesehatan bisa dirasakan secara menyeluruh dan langsung menyasar ke masyarakat.

“Program health carnival akan mengikuti jadwal kunker. Jadi biar masyarakat tahu pemeriksaan digelar dimana dan kapan,” ungkapnya.

Prinsipnya, imbuh walikota, pemerintah akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. Baik pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, maupun pelayanan-pelayanan lainnya.

Untuk diketahui, pada sore hari nanti akan dilaksanakan giat rutin Walikota Bersama Rakyat (WBR). Bertempat di Kelurahan Banjarejo, walikota bersama pejabat-pejabat daerah Kota Madiun akan turun langsung ke rumah-rumah warga untuk menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat.
(ws hendro/dhevit/kus/madiuntoday)