Duta GenRe 2019 Terpilih, Walikota Berpesan Agar Pemenang Menjadi Teladan

Rangkaian panjang pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) 2019 resmi berakhir pada Sabtu (13/10). Dhefara Hersaning Djati dan Jihan Salwa Azizah keluar sebagai pemenang. Mereka mengemban tugas penting dalam mempromosikan tiga pilar kegiatan menyoal masalah-masalah sosial yang dialami remaja.

Walikota Madiun berpesan agar mereka bisa menjadi suri tauladan sekaligus motivator bagi remaja sebaya di Kota Madiun. “Pemilihan Duta GenRe ini menjadi momentum bagi para remaja Kota Madiun untuk bangkit, menjadi generasi emas harapan bangsa,” ujar Maidi.

Menurut Maidi, persoalan remaja saat ini sangat kompleks. Di Kota Madiun, komposisi warga usia remaja mencakup 39.473 jiwa, atau 46,06 persen dari total penduduk yang mencapai 206.161 jiwa. Dengan komposisi sebanyak itu, para remaja menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari seks pranikah, pernikahan dini, penyalahgunaan napza, hingga kecanduan game atau bahkan terlibat geng motor.

Baca juga:   Ada Kostum Plastik Sampai Koran Bekas, Begini Keseruan Pawai Ta’aruf Tahun Ini

Berbagai perkembangan di dunia, termasuk kemajuan teknologi, sangat berpeluang memberi imbas positif maupun negatif terhadap remaja. Padahal di sisi lain, jumlah remaja yang banyak juga menjadi modal pembangunan bagi kota ini. “Untuk mengatasi berbagai persoalan ini, pemerintah pun mengembangkan program GenRe,” terangnya.

Orang nomor satu di Kota Pendekar itu menyebut, ada tiga pilar kegiatan yang utama bagi para duta terpilih. Meliputi ajakan untuk menghindari seks pranikah, pernikahan dini, serta narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza).

Nah, duta berperan sebagai teladan dan motivator untuk berbagai kegiatan tersebut. “Ajang pemilihan Duta GenRe dilaksanakan setiap tahun dengan harapan figur teladan dan motivator dapat muncul di kalangan remaja. Untuk duta yang terpilih, saya berpesan jadilah teladan. Dimulai dari diri sendiri, kemudian seumur hidup menginspirasi,” tandasnya.
(dhevit/kus/diskominfo)