Sajian Wayang Kulit Lokal Rasa Nasional Tutup Rangkaian Kunker Walikota di Banjarejo

MADIUN – Rangkaian Kunjungan Kerja Walikota di Kelurahan Banjarejo ditutup manis dengan pagelaran seni wayang kulit. Bertempat di SDN Banjarejo, pagelaran cukup menarik perhatian masyarakat. Terbukti, masyarakat tumplek blek menyaksikan. Apalagi, kegiatan menghadirkan tiga dalang jempolan Kota Madiun. Yakni, Dyah Ayu Kusumaningtyas sebagai dalang bocah perempuan serta Yogi Danan Priyo Utomo dan Aditya Kresna dalang muda Kota Madiun. Kendati dalang lokal kemampuannya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Seperti dalang Dyah Ayu yang merebut dalang mumpuni dan catur atau penutur terbaik festival dalang bocah tingkat nasional 19 September lalu. Sedang, Aditya merupakan penyaji terbaik tingkat provinsi dan masuk 12 besar nasional. Walikota menuturkan ketiganya merupakan aset berharga bagi Kota Madiun. Walikota langsung menginstruksikan kepada kepala dinas terkait untuk selalu mengikutsertakan dalam event-event budaya, khususnya pewayangan.

“Ini harus diorbitkan. Siapa tahu dari Kota Madiun bisa jadi dalang nasional hingga internasional,” kata walikota.

Walikota berharap regenerasi terus berjalan. Mereka yang berprestasi menjadi inspirasi bagi yang lain untuk semakin terpacu. Hal itu penting agar kesenian warisan leluhur itu tetap lestari. Kesenian memang mendapat perhatian khusus Walikota Maidi. Berbagai kegiatan kerap melibatkan seniman lokal. Seperti kegiatan bersih desa di sejumlah kelurahan beberapa waktu lalu. Hal itu sengaja sebagai sarana seniman lokal meningkatkan minat dan bakatnya.

Baca juga:   Armada Datang, Program ASG Segera Dilaksanakan

“Banyak potensi seni dan budaya di Kota Madiun. Ini harus terus digali dan dilestarikan,” ungkapnya.

Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam gelaran Kunjungan Kerja. Menurutnya, OPD sudah maksimal. Mulai pembangunan saluran di Banjarejo yang dilakukan Dinas PUTR, program bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) Dinas Perkim, Dishub, Satpol PP, Bagian Pemerintahan, Disbudparpora, dan sejumlah OPD lain. Walikota berharap kinerja harus terus ditingkatkan.

“Pemerintah harus melayani, bukan dilayani. Apa yang dilakukan ini merupakan satu bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Sekedar informasi, pagelaran wayang kulit kali ini menyajikan lakon Warastro Siswotomo yang dibawakan Dyah Ayu dan Pandawa Syukur yang dibawakan dalang Yogi dan Adtya. (ws hendro/agi/diskominfo)