Siap Dilewati, Jalur Ganda Babadan-Geneng Mulai Difungsikan Rabu Nanti

MADIUN – Jajaran PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun kembali menyelenggarakan uji beban jalur ganda di wilayah kerjanya, Senin (14/10). Pada pengujian kedua ini, jalur rel baru ini dinyatakan siap untuk dilewati. Bahkan, Rabu (16/10) mendatang sudah dapat difungsikan sebagai jalan alternatif bagi kereta api.

Uji beban dilaksanakan mulai dari Stasiun Besar Madiun menuju Babadan. Kemudian, kembali lagi untuk menuju ke Stasiun Geneng. Dalam pengecekan itu diketahui bahwa rel jalur ganda tersebut telah mengalami progres yang signifikan.

‘’Pada uji beban ini minim temuan. Dibandingkan dengan uji beban yang pertama (pada 24-25 September lalu), hari ini sudah jauh lebih baik,’’ ujar Vice President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo.

Dengan kondisi ini, Wisnu menegaskan bahwa jalur double track tersebut siap untuk dilewati. Khususnya, jalur Babadan-Geneng sepanjang 26 kilometer. Tak perlu waktu lama, Rabu (16/10) nanti seluruh rangkaian kereta api bisa menggunakan jalur tersebut.

Baca juga:   Padamkan Api Ringan Cukup Pakai Kain Sarung

Proyek jalur ganda di wilayah Daop 7 Madiun terbagi menjadi dua paket. Paket pertama adalah jalur ganda Madiun-Jombang (JGMJ) sepanjang 74 Kilometer. Saat ini, sudah dioperasionalkan sejauh 54 kilometer. Yakni, mulai dari Stasiun Baron sampai dengan Stasiun Babadan. Untuk Stasiun Jombang sampai dengan Baron akan menyusul berikutnya.

Sedangkan, untuk paket kedua adalah jalur ganda Madiun-Kedungbanteng (JGMK) sepanjang 57 kilometer. Wisnu mengungkapkan, seluruh paket ditargetkan selesai sebelum 1 Desember 2019. ‘’Pada 1 Desember juga akan dilakukan penyesuaian jadwal kereta,’’ imbuhnya.

Dari uji beban kedua, diketahui kecepatan deteksi alat ukur rata-rata berada pada angka 80 km/jam. Ke depan, lanjut Wisnu, rel dapat dilewati dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam. ‘’Dari pantauan satker sebelumnya kecepatan sudah bisa mencapai 120 km/jam,’’ jelasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)