Buka Sosialisasi SPBE, Walikota Imbau ASN Bisa Ikuti Perkembangan TIK

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Sosialisasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Bertempat di Ruang 13 Balaikota Madiun, acara ini mendatangkan narasumber Kepala Subbidang Analisis Pemantauan dan Evaluasi SPBE Kementerian PANRB Sigit Supriyanto, Selasa (15/10).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Madiun Maidi. Serta, dihadiri oleh Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, Sekda Rusdiyanto dan seluruh kepala OPD dan camat se-Kota Madiun.

Dalam kesempatan itu, Walikota Madiun Maidi mengimbau kepada seluruh pimpinan OPD untuk menyerap pengetahuan baru dari narasumber. Hal ini berhubungan dengan status Kota Madiun yang telah menerapkan konsep Smart City.

‘’Semua OPD wajib memahami karena mereka yang menjalankan RPJMD sesuai tupoksinya masing-masing,’’ tutur Walikota saat ditemui setelah membuka acara tersebut.

Meski kaitannya dengan dunia digital, bukan berarti sistem ini hanya dapat dipahami oleh dinas yang membidangi TIK saja. Walikota menginginkan semua OPD di lingkungan Pemkot Madiun dapat menguasai sistem ini. Sehingga, fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

Baca juga:   Pertama di Kota Madiun, Ada Dry Fountain di Taman Demangan

Dengan penerapan SPBE, lanjut Walikota, banyak manfaat yang didapatkan. Salah satunya keterbukaan informasi. Seluruh program dan kegiatan pemkot dapat diketahui oleh siapapun. Selain itu, sistem bekerja sesuai dengan aturan dan target yang telah ditentukan.

‘’Artinya, elektronik itu tidak bisa direkayasa yang sifatnya berubah-ubah. Sehingga, otomatis akan memberantas penyimpangan-penyimpangan di dalam pemerintahan. Karena semuanya bisa dicek langsung dan langsung diketahui,’’ paparnya.

Walikota menegaskan, pihaknya tak ingin ada OPD yang tidak menguasai SPBE. Karenanya, seluruh pimpinan atau perwakilan OPD wajib mengikuti sosialisasi. ‘’Penguasaan SPBE ini menjadi poin penting dalam menjalankan pemerintahan. Karena itu, saya ingin semuanya memahami. Tidak boleh ada yang menghambat jalannya pemerintahan,’’ tegasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)