Baznas Bagikan Bantuan Alat Kerja dan Modal Usaha Bagi 28 Dhuafa di Kota Madiun

MADIUN – Bantuan alat kerja dan modal usaha kembali diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun kepada warga yang membutuhkan. Yakni, melalui program Bina Usaha Dhuafa Mandiri (Bisafari).

Prosesi penyerahan bantuan berlangsung di Ruang 13 Balaikota Madiun, Rabu (16/10). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Walikota Madiun Maidi, Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, pengurus Baznas Kota Madiun, serta warga penerima bantuan.

Ketua Baznas Kota Madiun Eddie Sanyoto menuturkan, bantuan diberikan kepada 28 orang penerima. Rinciannya, 23 bantuan berupa gerobak dan etalase. Serta, empat unit bantuan non gerobak dan etalase. Salah seorang penerima adalah penyandang disabilitas.

‘’Bantuan alat kerja diperoleh dari UPZ Kemenag Kota Madiun sebanyak 3 unit, PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun 2 unit, PD BPR Bank Daerah Kota Madiun 1 unit, dan Baznas 22 unit. Serta, keseluruhan tambahan modal sebanyak 28 paket,’’ paparnya dalam laporan.

Bantuan diserahkan secara simbolis. Selanjutnya, pihak Baznas akan mengirimkan bantuan ke rumah-rumah penerima secara bertahap. Harapannya, proses pengiriman bantuan dapat segera selesai. Sehingga, dapat segera dimanfaatkan oleh para penerima.

Baca juga:   Walikota Terkesan Kemasan Seni Budaya dalam Halal Bihalal PSHWTM

Sementara itu, Walikota Madiun Maidi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Baznas. Pihaknya pun berpesan agar Baznas memantau perkembangan usaha para penerima bantuan. ‘’Perlu dicek yang dapat bantuan 3 tahun lalu sekarang seperti apa. Apakah usahanya lancar atau malah menurun. Kalau menurun, kita bisa membantu apa. Perlu dievaluasi,’’ ujarnya.

Walikota pun berharap, penerima bantuan Bisafari bisa memanfaatkan alat kerja dan modal usaha yang telah diberikan dengan maksimal. Tidak dipindahtangankan, maupun menggunakan modal usaha untuk kepentingan yang lainnya.

Lebih lanjut, Walikota juga menegaskan bahwa Pemkot Madiun berupaya membantu Baznas menyalurkan bantuan. Selain itu, membantu para pelaku industri kecil untuk meningkatkan produktivitas. Salah satunya, menyediakan lokasi usaha.

‘’Saya harap ini bisa dikoordinasikan. Masyarakat Kota Madiun harus sejahtera. Pemkot akan membantu,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)