Tingkatkan Konsumsi Ikan, Walikota Ajak Anak-anak Tangkap Ikan di Peringatan Hari Pangan

MADIUN – Ada saja cara unik Walikota Madiun Maidi dalam mempromosikan gemar makan ikan kepada anak-anak. Bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia, walikota sengaja turun kolam mencari ikan bersama anak-anak, Rabu (16/10). Kegiatan tangkap ikan di kolam Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun tidak hanya seru. Namun, sekaligus sarana edukasi terutama terkait ikan.

Puluhan anak-anak dari SDN 01 Manguharjo langsung terjun ke kolam begitu kegiatan dimulai. Walikota Madiun Maidi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun Yuni Setyawati menyusul kemudian. Berbekal jaring di tangan, walikota bersama anak-anak seakan berlomba menangkap 150 ikan nila dalam kolam. Air sengaja dikurangi agar ikan cukup mudah ditangkap.

Gesitnya ikan memicu mereka untuk merubah strategi. Walikota dan anak-anak memilih untuk bekerja sama. Ada yang bertugas menggiring ikan, ada pula yang bersiap dengan jaring di depan. Anak-anak yang lain wadah untuk tempat ikan. Kegiatan ditutup dengan makan ikan bersama.

Baca juga:   Memanfaatkan Lahan Sempit Dengan Teknik Aquaponik

‘’Dari kegiatan kecil seperti ini ada banyak pelajaran yang dipetik. Coba lihat betapa girangnya anak-anak ini,’’ kata walikota.

Pelajaran tidak hanya soal ikan. Namun, juga melatih karakter anak. Salah satunya, soal kerja sama. Pembelajaran seperti itu kian mengena dengan dikemas permainan seperti itu. Beraktivitas di luar juga sekaligus mengajak anak-anak untuk berolahraga.

‘’Point terpentingnya anak-anak mengetahui tentang ikan. Di akhir kegiatan juga makan bersama. Harapannya, mereka semakin gemar makan ikan,’’ imbuhnya.

Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Salah satunya, melalui kegiatan lomba memasak olahan ikan. Anak-anak yang tidak gemar makan ikan diberikan olahan makanan dalam bentuk lain. Hal itu mengingat ikan mengandung banyak protein yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. (dhevit/agi/madiuntoday)