Fasilitasi FPK, Walikota Imbau Masyarakat Turut Jaga Keamanan dan Ketertiban Kota

MADIUN – Radikalisme, narkoba, dan berita hoax merupakan tantangan terbesar Negara saat ini. Beragam upaya dilakukan untuk menangkal tiga hal tersebut. Meski begitu, perpecahan yang disebabkan oleh tiga hal itu masih saja terjadi.

Pemberantasan radikalisme, narkoba, dan berita hoax memang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum saja. Tetapi, juga dibutuhkan peran serta masyarakat agar lebih efektif. Untuk itu, Pemkot Madiun mengajak masyarakat turut serta menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Salah satunya tampak dalam kegiatan Fasilitasi Forum Pembauran Kebangsaan di Gedung Diklat, Kamis (17/10). Kegiatan tersebut mengangkat tema ‘’Merajut Kebersamaan dalam Terwujudnya Persatuan dan Kesatuan Demi Keutuhan NKRI”.

Dalam kesempatan itu, Walikota Madiun Maidi mengimbau kepada para anggota Forum Pembauran Kebangsaan untuk turut serta menciptakan suasana yang kondusif di Kota Madiun. ‘’Kota kita yang sudah aman, damai, sejahtera ini wajib kita jaga bersama-sama,’’ ujarnya.

Baca juga:   Peduli Anak Yatim dan Tunanetra, Walikota Apresiasi PT Refindo Intiselaras Indonesia

Beragam isu yang berkembang saat ini memiliki potensi memecah persatuan dan kesatuan. Karenanya, Walikota berharap agar masyarakat di Kota Madiun tidak mudah termakan berita menyulut perpecahan. Setiap isu yang beredar wajib dicari tahu dulu sumber dan kebenarannya.

Walikota berharap, ketentraman dan ketertiban di Kota Madiun senantiasa terjaga. Terutama, menjelang pelantikan Presiden-Wakil Presiden 20 Oktober mendatang. ‘’Kalau ada kritik atau masukan-masukan bagi pemerintah, mari sampaikan dengan sopan dan santun,’’ imbuhnya.

Selain Walikota, Fasilitasi Forum Pembauran Kebangsaan juga menghadirkan narasumber akademisi dan ketua FPK Jatim. Kegiatan yang diselenggarakan pemkot melalui Bakesbangpol ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto. Serta, kepala OPD di lingkungan Pemkot Madiun. (Dhevit/irs/diskominfo)