Hadiri FKH, Dispendukcapil Sediakan Layanan Adminduk

MADIUN – Mewujudkan pemerintahan yang baik salah satunya dilakukan Pemkot Madiun dengan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Hal inipun masuk dalam program Panca Karya yang dicetuskan oleh Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri. Tepatnya, Panca Karya 2, Madiun Kota Melayani.

Program inipun salah satunya dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Yakni, dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan.

Dalam Forum Koordinasi Kehumasan (FKH) dan Jumpa Pers Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun di Taman Hutan Kota pada Jumat (18/10), Dispendukcapil kembali mensosialisasikan berbagai inovasi pelayanannya. Seperti, Lempeng Gapit, Cintailah Ananda, Pecel Pincuk, hingga Gadjah Mada. Pada kesempatan itu, Dispendukcapil juga membuka pelayanan menggunakan mobil keliling.

‘’Kami harap berbagai inovasi ini semakin memudahkan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya adminduk,’’ ujar Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djatikusumo.

Inovasi yang diterapkan Dispendukcapil misalnya seperti kemudahan mengurus adminduk tanpa surat pengantar RT hingga kelurahan. Cukup membawa persyaratan yang dibutuhkan ke Dispendukcapil, maka petugas akan langsung memproses kebutuhannya.

Baca juga:   Ngabuburit Ala IPEMI, Bagi Takjil Gratis Tiap Sore Selama Ramadan

Tak hanya itu, pengajuan dokumen adminduk juga dapat dilakukan melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp. Bahkan, petugas datang ke rumah warga untuk melakukan pelayanan. ‘’Tidak perlu menunggu lama. Dokumen langsung jadi,’’ imbuhnya.

Proses pelayanan Dispendukcapil juga tak terbatas waktu. Pada Sabtu dan Minggu mereka juga menyediakan layanan pengurusan dokumen kependudukan. Sehingga, memudahkan masyarakat. Khususnya, yang tidak dapat mengajukan dokumen adminduk pada hari kerja.

Walikota Madiun Maidi pun mengatakan, pelayanan tidak hanya dilakukan oleh Dispendukcapil saja. Seluruh OPD, khususnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat, wajib memiliki inovasi. Sehingga, semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan yang dibutuhkan.

‘’Kita tidak boleh stagnan. Harus ada perubahan. Dan, perubahan itu arahnya ke yang lebih baik. Salah satunya, peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada yang sulit di Kota Madiun,’’ tegasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)