Liga Santri Usai Digelar, Walikota Harap Event Lebih Besar Tahun Depan

MADIUN – Gelaran kompetisi Liga Santri telah selesai, Jumat (18/10). Event sepakbola yang diselenggarakan untuk menyambut peringatan Hari Santri 2019 itu berlangsung tertib dan seru. Pun, jadi ajang silaturahmi. Khususnya, santri pesantren di wilayah Mataraman.

Babak final Liga Santri menampilkan permainan menarik dari siswa Pondok Pesantren Kanzul Ulum Kota Madiun dan Anharul Ulum Blitar. Pertandingan itupun dimenangkan oleh para santri perwakilan Blitar.

Saat ditemui usai penutupan acara, Walikota Madiun Maidi menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara acara. Sejak dimulai empat hari lalu, event Liga Santri mampu menunjukkan sikap profesionalitas dalam permainan sepakbola.

“Semuanya bagus, semuanya bisa bermain dengan sportif. Sesuai dengan sikap dan sifat para santri,” ujarnya.

Walikota pun berharap, event yang sudah baik ini dapat dilaksanakan lagi tahun depan. Namun, dengan skala yang lebih besar. Sehingga, dapat meramaikan kegiatan Hari Santri di Kota Madiun.

Baca juga:   Jadi Ajang Pembibitan Bakat Olah Vokal, Bintang Radio RRI Wajib Ditingkatkan

Event sepakbola Liga Santri, menurut Walikota, bukan sekadar memperebutkan gelar juara. Tapi juga melatih mental para pemain agar lebih berani, sabar, kompak, dan saling menghargai.

Tak hanya itu, event sepakbola ini juga dapat melatih para pemain agar semakin mahir dalam olahraga tersebut. Diharapkan, ke depan ada bibit-bibit atlet andal dari lingkungan pesantren.

“Dengan kegiatan seperti ini, santri yang punya potensi bisa terlihat. Kalau dilatih terus-menerus, bukan tidak mungkin mereka bisa jadi atlet profesional,” imbuhnya.

Sementara itu, Liga Santri diikuti oleh para santri dari wilayah Mataraman di Jatim. Juara 1 diraih oleh perwakilan Ponpes Anharul Ulum. Kemudian, juara 2 diraih oleh Kanzul Ulum.

Selanjutnya, juara 3 diraih oleh perwakilan Ponpes Darussalam Kediri, juara 4 Ponpes Al Mahrusiah Kediri, juara 5 Ponpes Tremas Pacitan, dan juara 6 Ponpes Darul Ahkam Madiun. (WS Hendro/irs/diskominfo)