Tak Ingin Ganggu Pelanggan, PDAM Bersihkan Pipa di Tengah Malam

MADIUN – Pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Madiun bakal sedikit mengalami gangguan dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, Perumda Air Minum Tirta Taman Sari atau yang lebih dikenal dengan sebutan PDAM Kota Madiun tengah melakukan pemeliharaan rutin. Yakni, pengurasan pipa distribusi yang dilakukan mulai 19 hingga 23 Oktober ini. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir berlebih. Pengurasan bakal dilakukan malam hari saat pemakaian tengah sedikit.

‘’Air merupakan kebutuhan masyarakat. Tentu kami pilihkan waktu maintenance di jam sepi pemakaian. Pengurasan kami lakukan mulai pukul 22.00 hingga 03.00 hari berikutnya,’’ kata Sandi Kunariyanto, Kabag Transmisi dan Distribusi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Jumat (18/10).

Pengurasan, kata dia merupakan kegiatan rutin. Saat ini dilakukan tiga bulan sekali. Ke depan, rencananya kegiatan bakal dilakukan dua bulan sekali. Hal penting mengingat kebersihan air wajib terjaga. Pengurasan, lanjutnya, bertujuan membersihkan kerak pipa di bagian dalam. Sandi menambahkan pengurasan sejatinya hanya berlangsung satu sampai dua jam tergantung panjang dan tingkat kekotoran pipa di titik tersebut. Masalahnya, ada 300 titik lebih di Kota Madiun. Itu belum termasuk pipa kecil yang mengarah langsung ke pelanggan.

Baca juga:   Hukuman Berat Ancam Pelaku Pelanggaran UU ITE

‘’Untuk yang pipa kecil akan kami lakukan pembersihan secara bertahap siang hari karena tidak terlalu menggangu distribusi air,’’ ujarnya.

Sandi berharap masyarakat tidak kaget saat air PDAM tidak dapat berfungsi pada malam hari selama jadwal tersebut. Saat pengurasaan berlangsung, semua air dalam pipa dikeluarkan. Kotoran dalam pipa bakal turut terbawa. Dampaknya, air yang menuju ke pipa pelanggan bakal mati sepenuhnya. Namun, proses berlangsung tidak lama.

‘’Masyarakat tidak perlu menandu air. Ketika pagi, air sudah bisa digunakan seperti biasa. Gangguan hanya pada saat pengurasan di malam hari tersebut,’’ pungkasnya.

Air PDAM Kota Madiun merupakan air tanah di kedalaman 125 meter lebih. Saat ini, Perumda Tirta Taman Sari memiliki 26 sumur dengan jumlah pelanggan mencapai 39 ribu lebih. (dhevit/agi/madiuntoday)